nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kaca Rumah Pelaku Pernikahan Sedarah Dilempari Batu oleh Warga

Herman Amiruddin, Jurnalis · Sabtu 03 Agustus 2019 00:04 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 02 609 2087112 kaca-rumah-pelaku-pernikahan-sedarah-dilempari-batu-oleh-warga-qKTi5iNIkA.jpg Polisi Berjaga di Rumah Pelaku Pernikahan Sedarah yang Dilempari Batu oleh Warga (foto: Herman A/Okezone)

MAKASSAR - Meski rumahnya ditinggal kosong, rumah pelaku pernikahan sedarah, Asri (38) dan Esse (30), di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan dilempari batu oleh warga.

Warga yang masih tak terima adanya pernikahan sedarah di kampung itu, kemudian beramai-ramai mendatangi rumahnya pada Kamis 1 Agustus 2019 kemarin. Lantaran emosi, warga melempari jendela dan pintu bagian depan rumah AA pecah.

Baca Juga: Wanita Pelaku Pernikahan Sedarah di Luwu Jatuh Sakit saat Diperiksa Polisi 

Beruntung aparat kepolsian Polres Luwu dengan sigap langsung ke lokasi setelah mendapat informasi, selanjutnya membubarkan aksi massa. Warga pun teriak meminta agar rumah Asri diratakan dengan tanah. Pasalnya warga tidak ingin terjadi petaka di kampung halamannya akibat perbuatan hubungan terlarang itu.

Kemarahan warga bukan kali pertama terjadi, sebelumnya warga yang mengetahui hubungan sedarah Asri dan adiknya Esse diamankan polisi, warga saat itu mendatangi rumahnya. Aparat kepolisian kembali menenangkan warga yang tersulut emosi, kemudian mengevakuasi ibunda dan cucunya yang berada didalam rumah tersebut pada saat itu.

 

Menurut seorang warga setempat, bahwa warga marah atas perbuatan hubungan terlarang Asri dan Adiknya. Bahkan, meminta rumah Asri dirubuhkan. "Warga minta agar rumah AA dirubuhkan lantaran tak ingin ada bala di kampung ini," kata seorang pria dilokasi itu yang enggan menyebutkan identitasnya.

Sementara Aparat Kepolisian Polres luwu saat ini masih terus menyelidiki fakta-fakta yang dapat menjerat pidana terhadap hubungan terlarang di Luwu. Meski tak ada KUHP yang bisa menjeratnya. Polisi tetap menggali lebih dalam dengan melibatkan Tim Medis Puskesmas Belopa Utara.

Tim pencari fakta berjalan melakukan penyelidikan mendalam atas dugaan aborsi yang kabarnya dirumah AA ada kuburan bayi. Proses penyelidikan disaksikan oleh Kepala Desa dan Tokoh Agama

Baca Juga: Anak Hasil Pernikahan Sedarah di Sulsel Akan Dilakukan Pendampingan 

"Kami turun bersama tim medis untuk melakukan pendalaman penyelidikan. Terkait dengan informasi yang berkembang ditengah masyarakat tentang dugaan hubungan sedarah tersebut melakukan aborsi dan tindakan lainnya. Apakah benar atau tidak," kata Waka Polres Luwu, Kompol Abraham Tahalele, Jumat (2/8/2019).

Dari penyelidikan itu kata dia, petugas tak mendapati barang bukti, meski begitu polisi terus mendalami. "Kami ingin sinergitas terus berjalan baik. Kasus hubungan sedarah ini dalam penanganan kami diharap warga dapat menahan diri dan tidak mengambil tindakan seperti melakukan penyelidikan yang dapat memprovokasi warga," tutur Kompol Abraham.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini