Musik menjadi kata kunci yang dimainkan. Seni budaya Tionghoa menjadi pemanisnya. Endingnya, semua orang happy. Wisatawan jadi lebih banyak menghabiskan uang dan waktunya di Semarang.
"Untuk menciptakan keramaian atau crowd memang perlu bahasa universal. Dan musik adalah salah satu jawabannya.Kekuatan musik sangat dahsyat," timpal Ketua Tim Pelaksana Calendar of Event Kemenpar, Esthy Reko Astuty.
Menpar Arief Yahya langsung mengangkat emoji tiga jempol. Kebetulan, dia memang ingin ngebut menghidupkan pariwisata di Semarang. Salah satunya, lewat dukungan
“Kegiatan rutin seperti Festival Cheng Ho di Semarang bisa menaikkan ekonomi di Jawa Tengah. Rumusnya, perpindahan orang itu sama dengan perpindahan uang. Sukses untuk festivalnya. Salam Wonderf Indonesia,” kata Arief Yahya, Menpar RI.
(Risna Nur Rahayu)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.