nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Warga Lalai Nyalakan Lilin saat Listrik Mati, 3 Rumah di Indramayu Terbakar

Fathnur Rohman, Jurnalis · Senin 05 Agustus 2019 15:41 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 05 525 2087930 warga-lalai-nyalakan-lilin-saat-listrik-mati-3-rumah-di-indramayu-terbakar-BNMHR3USjb.jpg Rumah di Indramayu terbakar diduga karena kelalaian warga menyalakan lilin saat listrik mati. (Foto : Fathnur Rohman/Okezone)

INDRAMAYU – Tiga rumah di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, hangus terbakar api saat terjadi mati listrik pada Minggu (4/8/2019). Kebakaran itu diduga karena pemilik rumah lalai menyalakan lilin saat listrik mati.

Menurut Komandan Regu 3 Dinas Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Indramayu, Sudarsono, peristiwa kebakaran terjadi secara bersamaan, tapi di lokasi berbeda.

Sudarsono menjelaskan, rumah pertama yang terbakar berada di Desa Sukasari. Ia melanjutkan rumah kedua dan ketiga yang terbakar berada di Desa Rambatan Wetan serta Kelurahan Bojongsari.

"Petugas yang berada di markas menerjunkan 2 mobil pemadam. Dari pengakuan korban, kebakaran terjadi karena lilin saat adanya pemadaman listrik kemarin," kata Sudarsono, Senin (5/8/2019).

Rumah di Indramayu terbakar diduga karena kelalaian warga menyalakan lilin saat listrik mati. (Foto : Fathnur Rohman/Okezone)

Sementara itu, salah satu korban bernama Runadi (40), hanya bisa pasrah mendapati rumah kontrakannya hangus terbakar. Ia tak menampik jika kebakaran disebabkan kelalaiannya menyalakan lilin saat rumah kosong ketika listrik mati.

Atas kejadian tersebut, menurut Runadi, ia mengalami kerugin materi Rp50 juta. Namun, kerugian tersebut tidak dihitung dengan rumah yang terbakar, mengingat ia hanya mengontrak di rumah tersebut.


Baca Juga : 50 Kontrakan di Setiabudi Terbakar saat Jakarta Mati Listrik, 1 Orang Meninggal

"Kerugiannya sampai Rp50 juta. Ini hanya materinya saja. Tidak dengan rumah. Soalnya saya ngontrak," ucap dia.


Baca Juga : DPR Akan Panggil PLN Terkait Mati Listrik Massal, Fadli Zon: Harus Tanggung Jawab

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini