Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Demi Persatuan, Sebutan Cebong & Kampret Harus Diakhiri

Fahreza Rizky , Jurnalis-Senin, 05 Agustus 2019 |01:07 WIB
Demi Persatuan, Sebutan Cebong & Kampret Harus Diakhiri
Mukhamad Misbakhun (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Masyarakat diimbau kembali merajut persatuan pasca-Pilpres 2019. Penyebutan cebong dan kampret bagi pihak-pihak yang berbeda pilihan politik sudah seharusnya diakhiri. Persatuan sangat dibutuhkan untuk menyukseskan program Jokowi-KH Ma'ruf Amin.

"Saya minta kepada seluruh relawan untuk bergerak menyatukan kembali persatuan masyarakat, tidak ada lagi narasi kecebong dan kampret,” ujar Anggota DPR dari Partai Golkar, Mukhamad Misbakhun dalam keterangan pers tertulisnya, Minggu (4/8/2019).

Misbakhun mengatakan itu saat bertemu relawan dan konstituennya di Kota Pasuran, Jawa Timur. Ia berada di kota kelahirannya tersebut dalam rangka reses Masa Sidang V DPR Tahun 2018-2019. Legislator Golkar ini juga mengajak relawan dan konstituennya aktif menyerukan persatuan bangsa pasca-Pilpres 2019.

“Saat ini persatuan yang dibutuhkan dalam rangka menyukseskan program kerja pembangunan Pak Jokowi," tutur Misbakhun.

Misbakhun

Baca Juga: Pilpres Sudah Selesai, Bima Arya: Cebong dan Kampret Tutup Buku

Mantan Anggota TKN Jokowi-Ma'ruf Amin itu mengatakan sudah saatnya energi masyarakat digunakan untuk hal-hal yang positif. Sejurus dengan itu, Misbakhun juga mengucapkan terimakasih kepada relawan dan konstituennya yang sudah berhasil memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.

“Alhamdulillah Pak Jokowi bisa menang Pilpres 2019 di Kota Pasuruan meskipun saat Pilpres 2014 beliau kalah. Ini berkat kerja keras relawan semua," pungkas dia.

(Edi Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement