nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bangganya BMI karena Sudah Razia Ratusan Buku Berpaham "Kiri" dari Toko Buku

Herman Amiruddin, Jurnalis · Senin 05 Agustus 2019 19:11 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 05 609 2088049 bangganya-bmi-karena-sudah-razia-ratusan-buku-berpaham-kiri-dari-toko-buku-Zz7h4nUCZq.jpg Razia buku di Gramedia Makassar (Foto: ist)

MAKASSAR - Video razia buku dinilai paham Marxisme, Leninisme yang digelar oleh Organisasi Masyarakat (Ormas) Mengatasnamakan Brigade Muslim Indonesia (BMI), berdurasi hampir satu menit itu viral di media sosial.

BMI merazia buku di sebuah Mall, saat proses razia berlangsung BMI mengabadikan gambar kemudian gambar itu diunggah ke media sosial. Salah satunya dari akun @tanah.merdeka dan @ruslan_sikki hingga viral.

Aksi razia buku di toko gramedia Trans Studio Mall, Kecamatan Tamalate, Makassar yang dikabarkan berlangsung Sabtu 3 Agustus 2018 itu, tak hanya mendapat komentar simpatik dari sejumlah akun medsos, melainkan dihujani kritikan pedas.

Menanggapi hal itu, Ketua BMI Sulsel, Muhammad Zulkifli mengaku bahwa pihaknya melakukan razia berdasarkan Tap MPRS Nomor XXV tahun 1996 tentang pembubaran Partai Komunis Indonesia dan juga pelarangan ajaran atau doktrin bermuatan komunisme atau Marxisme, Leninisme.

Baca Juga: Sekelompok Orang Razia Buku Berpaham "Kiri" di Gramedia Makassar

"Nah hal yang kami lakukan dengan merazia buku paham Marxisme, Leninisme itu berdasarkan Tap MPRS Nomor XXV tahun 1996 tentang pembubaran Partai Komunis Indonesia dan juga pelarangan ajaran atau doktrin bermuatan komunisme atau Marxisme, Leninisme. Kami menganggap jika salah satu menyebarkan paham tersebut dengan cara penjualan buku," kata dia Minggu (4/8/2019).

Dikatakan, pihaknya dari BMI turun melakukan razia di mal di Makassar dengan tujuan menyampaikan pemilik toko untuk tidak memperjualbelikan buku tersebut.

"Langkah kami tak lain mengimbau pihak toko untuk tidak memperjual belikan lagi buku yang dinilai paham Marxisme, Leinisme. Pihak toko pun sepakat dan sepakat menarik buku tersebut dan mengembalikan kepercetakannya," ungkap Muhammad Zulkifli.

Kendati demikian mengaku bahwa razia dilakukan itu bukan kali pertama. Namun sebelumnya pihaknya telah melakukan razia di toko buku di Gramedia Mall.

"Sebelumnya kami sudah pernah merazia Gramedia di Mall seperti di Trans Mall dan Panakkukang Mall dan hasil razia buku-buku tersebut kami tarik sekitar ratusan buku di dua titik Mall tersebut," katanya.

Disebutkan bahwa buku yang diterik di Mall Panakkukang itu sekitar 60 buku dan di Mall TSM sekitar 50 buku. "Ada ratusan yang kami tarik didua titik Mall. Nah razia terakhir kami lakukan pada hari Sabtu tanggal 3 bulan Agustus 2019. Tapi kami tetap melakukan razia," pungkasnya.

Sementara itu, SPV Gramedia Makassar, Alo yang coba dikonfirmasi mengatakan pihaknya tak bisa mengomentari kabar tersebut lebih jauh.

"Saya belum ke toko. Tapi barusan diinfo kebetulan lokasinya di salah satu toko yang ada di Makassar. Kebetulan bukan di area tanggung jawab kami. Dan barusan saya coba konfirm. Mereka mengarahkan untuk nanti bisa menghubungi Corcom Gramedia di Jakarta," singkat Alo via pesan singkat.

Terpisah, Kapolsek Tamalate Makassar, Kompol Arifuddin mengaku belum mengetahui kabar adanya aksi sweeping buku oleh sekelompok warga yang mengatasnamakan Brigade Muslim Indonesia di toko gramedia Trans Studio Mall, Kecamatan Tamalate, Makassar tersebut.

"Saya belum dapat informasi soal itu. Soal izin aksi saya coba cek dulu," singkat Arifuddin via pesan singkat.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini