Ketua Panitia WIPC 2019 Patricia Francisca menyatakan, Ekowisata adalah kegiatan pariwisata yang berwawasan lingkungan dengan mengutamakan aspek konservasi alam, pemberdayaan sosial budaya ekonomi masyarakat lokal, serta aspek pembelajaran dan pendidikan lingkungan.
Adapun contoh-contoh objek ekowisata, untuk pemandangan alam meliputi pantai, air terjun, terumbu karang, dll. Pada flora bisa membidik hutan, tumbuhan langka, atau tumbuhan obat. Sedangkan di kelompok fauna bisa mencari hewan langka dan endemik. Bisa juga membidik keindahan perkebunan teh atau kopi.
"Untuk wisata petualangan, peserta bisa memilih objek kegiatan alam bebas seperti lintas alam atau berselancar. Termasuk aktivitas ekstrem seperti mendaki gunung, paralayang atau aktivitas berburu babi hutan," jelasnya.
Selanjutnya, bagi peserta yang ingin mengangkat tema wisata budaya dan sejarah, bisa membidik tentang suku terasing, kerajinan tangan seperti batik dan ukiran. Boleh juga mengulik peninggalan bersejarah semacam candi, batu bertulis, atau benteng kolonial.
Untuk wisata penelitian, contohnya seperti pendataan spesies serangga, mamalia dan seterusnya. Pendataan kerusakan alam semisal lahan gundul atau pencemaran tanah. Sedangkan di sisi konservasi bisa menyorot tentang reboisasi atau lokalisasi pencemaran.