JAKARTA - Tokoh 212, Novel Bamukmin, menyebut Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko gagal paham memahami hasil Ijtima Ulama IV yang salah satunya mewujudkan NKRI bersyariah sesuai Pancasila dan UUD 1945.
"Namun kalau dikatakan Ijtima Ulama IV tidak sejalan dengan UUD 45 adalah kegagal pahaman yang akut karena jelas poin-poin apa yang tertuang dalam Ijtima Ulama IV mengacu pada Pancasila dan UUD 45," kata Novel kepada Okezone, Rabu (7/8/2019).
Novel menjelaskan, UUD 1945 memenuhi unsur ketuhanan sehingga sejalan dengan peran ulama. Menurut dia ulama telah berperan melawan penjajahan sebelum NKRI lahir. Perjuangan itu terus berlanjut hingga saat ini.
"Peran ulama yang tercantum dalam Ijtima Ulama IV masih konsisten bahkan terdepan menjaga negara dan bangsa ini melawan penjajahan gaya baru dari asing dan aseng," tegasnya.