Brazier memutuskan untuk mengambil tindakan hukum kepada Rumah Sakit Leicester.
"Itu bisa menjadi lebih buruk bagi orang lain, bisa saja bagian tubuh orang lain yang diamputasi,” kata dia..
"Ini seharusnya tidak terjadi dan yang lebih penting saya tidak ingin itu terjadi lagi.”
Andrew Furlong, direktur medis di Rumah Sakit Universitas Leicester, mengatakan pihaknya menangani peristiwa salah penyunatan tersebut sangat serius, dan melakukan penyelidikan menyeluruh agar pihaknya kejadian serupa terulang.
"Uang tidak pernah dapat membatalkan apa yang terjadi, kami berharap pembayaran ini memberikan kompensasi," isi pernyataan rumah sakit Leicester.
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.