
"Dari segi kewenangan, kita bisa lihat turunnya marwah level MPR menjadi lembaga 'tinggi negara', hampir tidak punya daya tawar 'bergaining position' apa-apa," terangnya.
Belakangan, parpol sedang memperebutkan posisi Ketua MPR pasca-pemilu 2019 berakhir. Sejumlah partai yang memperebutkan kursi empuk pimpinan MPR tersebut yakni, PKB, Golkar, PPP, dan Gerindra.
Pangi mengaku mendapatkan bocoran nama-nama kandidat dari sejumlah parpol yang akan mengisi kursi Ketua MPR. Sejumlah kader parpol yang mencuat untuk mengisi Ketua MPR yakni, Ahmad Basarah (PDIP), Muhaimin Iskandar (PKB), Lodewijk Freidrich Paulus (Golkar), Arsul Sani (PPP) dan Ahmad Muzani (Gerindra).