nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sakit Hati Ditinggal Istri, Suami Kelainan Seks Perkosa Anak Kandung

Herman Amiruddin, Jurnalis · Jum'at 09 Agustus 2019 00:05 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 08 609 2089558 sakit-hati-ditinggal-istri-suami-kelainan-seks-perkosa-anak-kandung-EcZFkeDQFX.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

MAKASSAR - Roki Gesong (47) seorang ayah asal Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, tega memperkosa anak kandungnya sendiri. Roki kini telah diamankan oleh Tim Sat Reskrim Polsek Walenrang setelah ibu korban datang melapor.

Sementara kondisi korban NU (18) hingga saat ini masih trauma. Saat ini, korban didampingi ibunya masih menjalani pemeriksaan intensif di ruang penyidikan Polsek Walenrang.

Kasat Reskrim Polres Luwu AKP Faisal Syam mengatakan, aksi bejat pelaku terbongkar saat korban mau menceritakan ke ibu kandungnya. Pelaku kerap melakukan penganiayaan saat memerkosa dirinya.

 Pemerkosaan

Sementara menurut pengakuan ibu korban, dia meninggalkan pelaku lantaran memiliki kelainan seks hiperseksual. Pelaku beralasan sakit hati setelah ditinggal istrinya yang menikah lagi di Malaysia.

"Dari hasil penyelidikan pelaku sakit hati karena istri meninggalkannya dan menikah lagi di Malaysia. Menurut pengakuan korban dia diperkosa ayahnya sejak 2013 lalu. Saat itu, dia masuk duduk di bangku kelas 3 SMP," kata Faisal kepada wartawan, Kamis (8/8/2019)

Berdasarkan keterangan korban, pelaku mengiming-imingi akan membelikan telepon seluler untuk putrinya. Korban sempat melaporkan perbuatan sang ayah kepada neneknya. Namun, neneknya tidak mempercayai pengaduan korban.

"Setelah kami melakukan pemeriksaan, kemudian menetapkannya (Roki) sebagai tersangka," lanjut Faizal.

Sebenarnya korban sudah berusaha untuk melaporkan kejadian ini kepada neneknya. Namun, berulang kali dilaporkan, neneknya ini tidak mempercayai keterangan cucunya.

"Akibatnya korban memendam kejadian itu," kata Faisal.

 Pemerkosaan

Korban yang sudah tidak tahan lagi diperkosa kemudian menceritakan perbuatan ayahnya kepada ibu kandungnya yang baru datang dari luar daerah. Pelaku juga tidak mampu menahan hawa nafsu setelah ditinggal sang istri.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 81 ayat (3) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perppu Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

"Ancaman hukumannya 15 tahun penjara," ujar Faisal.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini