"Beras tarabas (Japonica nya Indonesia, red) yang ada di Karawang tersebut berukuran lebih besar dari beras Japonica yang biasa ditemukan di negaranya. Dengan ukuran bulir beras yang lebih besar dari yang lain pembuatan sushi menjadi lebih efisien dan secara otomatis akan lebih disukai oleh produsen sushi di berbagai negara," jelasnya.
Sampel beras Tarabas sebanyak 100 Kg senilai Rp 25.000 per kg sudah dikirim dua kali ke Jepang oleh eksportir beras PT Soyiz. "Dan ternyata mendapat pujian dan respon positif dan sedang dalam proses negosiasi ekspor lebih lanjut," tutur Suwandi.
Salah satu eksportir beras Indonesia, Johan dari PB. Sindang Asih menyebutkan beberapa negara di ASEAN seperti Vietnam, Thailand dan Malaysia juga berminat terdadap beras Tarabas Indonesia.
"Intinya kita siap memasuki pangsa pasar Internasional untuk memenuhi kebutuhan beras Japonica di luar negeri," sebutnya.
(Risna Nur Rahayu)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.