nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Darurat Kebakaran Dicabut, Pendakian ke Gunung Arjuno Sepi Jelang HUT RI

Avirista Midaada, Jurnalis · Senin 12 Agustus 2019 09:41 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 12 519 2090719 darurat-kebakaran-dicabut-pendakian-ke-gunung-arjuno-sepi-jelang-hut-ri-sGJTrCv0WB.jpg Gunung Arjuno. (Foto: Ist)

MALANG – Gunung Arjuno yang biasanya menjadi salah satu tempat favorit untuk memperingati hari ulang tahun (HUT) kemerdekaan Republik Indonesia, ternyata masih sepi pendaki. Aktivitas pendakian justru terlihat di Gunung Welirang yang bersebelahan dengan Arjuno.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Taman Hutan Raya (Tahura) Wahyudi mengatakan, usai status darurat kebakaran dicabut dan pendakian dibuka kembali, belum banyak pendaki yang datang.

Baca juga: Pendakian ke Gunung Arjuno Dibuka Pasca-Status Darurat Kebakaran Dicabut 

"Sejauh ini belum ada. Biasanya pendaki ratusan orang saat peringatan HUT RI 17 Agustus. Pengibaran bendera di Pondokan (Pos III) di ketinggian 2.500 MDPL saja biasanya 200-an pendaki," ungkap Wahyudi saat dikonfirmasi Okezone, Senin (12/8/2019).

Kebakaran di Gunung Arjuno. (Foto: Ist)

Sejauh ini di Gunung Arjuno sendiri memang belum ada perizinan aktivitas pendakian menjelang peringatan HUT ke-74 RI pada Sabtu 17 Agustus 2019.

Baca juga: Suhu Dingin Membuat Titik Api di Gunung Arjuno Mulai Padam 

"Kalau untuk Gunung Arjuno sejauh ini belum ada. Hanya yang ada di Gunung Welirang, di Pondokan Welirang, di ketinggian 2.600 MDPL, sekitar 200 orang mau bikin acara," tutur Wahyudi.

Meski telah dibuka dan dalam kondisi aman untuk pendakian, dirinya meminta semua pihak tetap menjaga Gunung Arjuno dari kebakaran.

"Kalau kondisi saat ini aman, sudah tidak ada lagi kebakaran. Tapi kami minta pendaki ikut menjaga gunung. Jangan membuat api unggun, jangan membuang puntung rokok sembarangan, dan jangan meninggalkan sampah di gunung," terang Wahyudi.

Baca juga: Kebakaran Hutan di Jawa Timur Berhasil Dipadamkan 

Para pendaki diharapkan mempersiapkan fisik dan mental dengan baik sebelum mendaki. Peralatan dan bekal juga dipersiapkan secara maksimal. Pastikan setiap rombongan terdapat orang yang sudah pernah mendaki.

Gunung Arjuno. (Foto: Avirista Midaada/Okezone)

Wahyudi juga meminta para pendaki tetap melakukan pendakian melalui jalur resmi sehingga dapat terdata.

Baca juga: Kebakaran di Gunung Arjuno hingga 300 Hektare

"Pendaki diimbau lewati jalur resmi supaya kami bisa mendata dan memberikan briefing. Ada empat jalur pendakian ke Gunung Arjuno yakni jalur Trestes Prigen, Jalur Purwosari, Jalur Lawang, dan Jalur Kota Batu," paparnya.

Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu kebakaran hebat menghanguskan lahan dan hutan di kawasan Gunung Arjuno, tepatnya di lereng sisi barat di Kota Batu dan Gunung Welirang di Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Baca juga: Kebakaran Lereng Gunung Arjuno Berhasil Dipadamkan

Akibat kebakaran tersebut selain menghanguskan lahan dan hutan, pihak Tahura R Soerjo selaku pengelola juga menutup total akses pendakian ke Gunung Arjuno dan Gunung Welirang demi keselamatan pendaki.

Hal ini berkaca pada status tanggap darurat bencana kebakaran yang diberikan BPBD Jawa Timur, sehingga harus meminta bantuan BNPB guna mendukung upaya pemadaman api.

1
3

Berita Terkait

HUT Ke-74 RI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini