nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

71 Bangunan di Kalbar Rusak Diterjang Puting Beliung

Ade Putra, Jurnalis · Selasa 13 Agustus 2019 22:08 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 13 340 2091564 71-bangunan-di-kalbar-rusak-diterjang-puting-beliung-GP1ymb9MaN.jpg Bangunan rusak diterjang puting beliung (Foto: Ade Putra)

KUBU RAYA - Sebanyak 71 bangunan di lingkungan di Perumahan Arafah Residence, Jalan Ampera Raya, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar), diterjang angin puting beliung, Selasa (13/8/2019) sekitar pukul 15.30 WIB.

Kapolsek Sungai Ambawang, AKP Joko Sutriyatno menerangkan, akibat musibah ini ada 11 unit rumah yang sudah ditempati dan 49 unit rumah masih kosong serta 11 lokal kios satu lantai rusak.

"Untuk kerugian materil belum dapat ditaksirkan. Karena pemilik rumah belum dapat dimintai keterangan. Namun, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa,” kata Kapolsek.

Baca Juga: Puting Beliung Porak Porandakan Merangin

Ilustrasi

Berdasarkan keterangan saksi Rasuli, kata Kapolsek, awalnya dia melihat angin berputar yang membawa sampah terbang dari arah Selatan menuju ke perumahan tersebut.

“Pak Rasuli ini langsung lari dari belakang perumahan dan berteriak kepada penghuni rumah lainnya agar menyelamatkan diri dikarenakan ada angin puting beliung,” tutur Kapolsek.

Saat itu, kata Kapolsek, hujan disertai angin cukup deras. Namun tidak berlangsung terlalu lama. Kawasan perumahan tersebut baru saja dibangun oleh pengembang Lukman.

"Perumahan itu baru jadi. Sebagian besar masih kosong. Pengembang perumahan mengalami syok melihat kejadian. Jadi belum bisa dimintai keterangan," tuturnya.

Baca Juga: 61 Rumah Rusak di Probolinggo Akibat Diterjang Puting Beliung

Saat ini, proses pemindahan puing-puing bangunan sedang berlangsung. Dengan melibatkan warga sekitar dan aparat kepolisian. Warga terdampak puting beliung, sementara ini masih diungsikan ke rumah kerabat.

Kapolsek mengimbau warga untuk selalu waspada dengan perubahaan cuaca ekstrim. "Sekarang ini tiba-tiba hujan disertai angin kencang. Padahal sebelumnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Jadi masyarakat harus selalu waspada," ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Sosial Kubu Raya Nursyam Ibrahim mengatakan, pihaknya masih melakukan pendataan rumah yang terkenah musibah angin puting beliung.

“Kita sesuai aturan, hanya membantu yang bersifat sosial, seperti pakaian, tenda-tenda makanan dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Nursyam menambahkan, pihaknya juga berkoordinasi dengan instansi terkait lainya. Terutama Dinas Sosial Provinsi Kalbar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini