nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tower Roboh Timpa 6 Bocah yang Sedang Latihan Panduan Suara

Herman Amiruddin, Jurnalis · Rabu 14 Agustus 2019 04:08 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 14 609 2091590 tower-roboh-timpa-6-bocah-yang-sedang-latihan-panduan-suara-98QWGIuBXb.jpg Tower BTS roboh menimpa anak sekolah yang sedang latihan paduan suara (Foto: Herman/Okezone)

MAKASSAR - Tower menara Base Transceiver Station (BTS) roboh di Dusun Baddo-Baddo, Desa Baji Mangai, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Insiden tersebut menimpa rumah dan bocah sekolah dasar yang sedang latihan panduan suara untuk perayaan 17 Agustus di dalam sekolahnya. Dari delapan siswa yang tertimpa menara BTS, enam di antaranya mengalami luka dan dilarikan ke rumah sakit.

"Tadi tower roboh sekitar pukul 09.30 Wita, mengenai sebuah rumah yang ada dalam lokasi SD 240 Baddo-baddo dan beberapa anak sekolah yang sementara latihan Paduan suara dalam rangka peringatan HUT RI 74," kata Dicky kepada Okezone, Rabu (14/8/2019).

Tower roboh timpa anak sekolah yang sedang latihan paduan suara (Foto: Herman/Okezone)

Adapun korban dari 6 anak sekolah yang terkena runtuhan tower antara lain bernama Risa wahyuni, Adinda sri Ramayani, Khodija Rafa Nur, Bangga, Wahyu dan Mujahid.

"Pada saat itu anak-anak latihan tiba tiba terdengar suara benturan keras dan langsung menimpa anak-anak yang ada di lokasi latihan dan sebagian anak-anak yang sementara jajan di sekitar lokasi kejadian," tutur Dicky.

Setelah kejadian korban langsung dievakuasi oleh gurunya dan, kepala sekolah dan masyarakat sekitar. Anak-anak dibawa ke Rumah Sakit TNI AU Dr. Dody Sarjot Maros.

Tower roboh timpa anak sekolah yang sedang latihan paduan suara (Foto: Herman/Okezone)

Baca Juga: Mulai 17 Agustus Pasar Modern di Bogor Dilarang Pakai Kantong Plastik

Satu dari enam siswa yang mengalami luka tersebut, akhirnya dirujuk di Rumah Sakit Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar.

Humas RS Dr. Wahidin Sudirohusodo dokter Taty mengatakan ada satu anak yang dirujuk, saat ini dalam penanganan dokter syaraf dan sudah diperiksa dan sudah menjalani CT Scan. "Masih ada dua siswa yang bakal dirujuk di rumah sakit," kata Dokter Taty.

Saat ini aparat kepolisian masih mendalami dugaan robohnya menara BTS milik PT XL Axiata tersebut. Garis polisi sudah dipasang di sekitar lokasi kejadian perkara. Hingga saat ini belum ada konfirmasi dari pihak PT XL Axiata selaku pemilik tower itu.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini