nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polsek Wonokromo Siaga Usai Diserang, Pelayanan ke Warga Tetap Dilakukan

Syaiful Islam, Jurnalis · Minggu 18 Agustus 2019 15:15 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 18 519 2093498 polsek-wonokromo-siaga-usai-diserang-pelayanan-ke-warga-tetap-dilakukan-pilAPOSKNJ.jpg Polsek Wonokromo siaga (Foto: Syaiful Islam/Okezone)

SURABAYA - Polrestabes Surabaya menetapkan status siaga di polsek Wonokromo pasca terjadinya penyerangan terhadap dua anggota polisi yang dilakukan Imam Mustofa (30) warga asal Madura pada 17 Agustus 2019.

Namun, meskipun berstatus siaga pelayanan terhadap masyarakat di Polsek Wonokromo masih berlangsung. Sehingga masyarakat Surabaya yang membutuhkan pelayanan di Polsek Wonokromo masih bisa terlayani.

"Statusnya siaga, tapi pelayanan masih berlangsung," terang Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho, saat dikonfirmasi Minggu (18/8/2019).

Baca Juga: Dua Anggota Polsek Wonokromo Surabaya Dibacok Orang Tak Dikenal

Menurut Sandi, pelayanan untuk masyarakat tetap berjalan seperti biasa. Namun kewaspadaan akan ditingkatkan oleh petugas, terutama yang ada di mako. Polisi mengedepankan pelayanan masyarakat untuk bisa memastikan pelayanan tidak terganggu.

"Kami pastikan juga anggota kami tidak jadi korban. Untuk kasus ini (penyerangan terhadap dua polisi) ditangani Densus 88 yang bekerja sama dengan Polda. Kami siap membantu misal pemeriksaan saksi-saksi," tandas Sandi.

Baca Juga: Pisau hingga Celurit Disita dari Pembacok 2 Anggota Polsek Wonokromo

Seperti diketahui, dua anggota polisi diserang Imam Mustofa di polsek Wonokromo, Surabaya, Jatim, Sabtu (17/8/2019) sekira pukul 16 45 WIB. Kedua polisi yang diserang dengan celurit adalah anggota SPKT, Aiptu Agus, dan anggota piket reskrim, Briptu Febian.

Agus dibawa ke rumah sakit RKZ karena luka bacok. Sedangkan Briptu Febian mengalami luka lebam pada wajahnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini