nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gelar Aksi Demo di Makassar, Mahasiswa Papua: Kami Ingin Pulang

Herman Amiruddin, Jurnalis · Senin 19 Agustus 2019 20:10 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 19 609 2093993 gelar-aksi-demo-di-makassar-mahasiswa-papua-kami-ingin-pulang-GEsHkIiee6.jpg Polisi Jaga Asrama Mahasiswa Papua di Makassar (foto: Herman A/Okezone)

MAKASSAR - Asrama Mahasiswa Papua di Makassar dijaga ketat puluhan TNI-Polri menyusul peristiwa di Manokwari. Para mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di halaman asramanya di Jalan Lanto Daeng Pasewang, Makassar.

Mereka mengancam akan pulang kampung beramai-ramai. Mahasiswa mendesak petugas kepolisian untuk memproses hukum oknum provokasi yang tidak bertanggungjawab atas penahanan mahasiswa Papua di Surabaya.

Baca Juga: Kerusuhan di Manokwari, Jokowi: Emosi Boleh, tapi Memaafkan Lebih Baik 

"Kami berada di kampung Nusantara Indonesia bukan untuk mencari masalah. Namun kami datang tak lain sebagai warga NKRI yang menuntut keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Tak lain menuntut ilmu pendidikan. Bahkan terkait dengan ujaran kebencian kami juga marah dengan ujaran kebencian. Makanya kami ingin pulang," ujar Antoni, saat unjuk rasa di Asrama Mahasiswa Papua.

Polisi jaga asrama mahasiswa papua di Makassar Foto: Herman	 

Menurut Antoni, tindakan beberapa oknum terhadap mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang itu kata dia merupakan tindakan rasisme.

"Itu tindakan rasisme melihat sebelumnya peristiwa terjadi di Semarang. Sebanyak 42 mahasiswa Papua dikabarkan menjadi korban pengusiran dan kekerasan pada 16 Agustus 2019," tutur Antoni.

Kendati berharap pemerintah dengan sigap melakukan tindakan yang bisa memicu SARA ini yang bermula dari peristiwa kekerasan ini.

"Kami sangat sayangkan jika ini sampai berlarut-larut. Bahkan, peristiwa ini akan berdampak pada generasi muda Papua. Pemerintah harus bertindak tegas terhadap pelaku," tegas dia.

Saat ini aparat kepolisian dan TNI melakukan pengamanan ketat di Jalan Lanto Daeng Pasewang guna menghindari aksi provokasi oknum yang tidak bertanggungjawab.

Baca Juga: Redam Kerusuhan, JK Minta Ada Klarifikasi Terbuka ke Masyarakat Papua


(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini