nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bantah Pulangkan Mahasiswa Papua, Wakil Wali Kota Malang Siap Dipanggil Mendagri

Avirista Midaada, Jurnalis · Selasa 20 Agustus 2019 16:04 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 20 519 2094344 bantah-pulangkan-mahasiswa-papua-wakil-wali-kota-malang-siap-dipanggil-mendagri-q596lXbG9a.jpg Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko. (Foto : Avirista Midaada/Okezone)

KOTA MALANG – Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, membantah mengeluarkan pernyataan opsi pemulangan mahasiswa Papua di wilayahnya.

Sofyan menegaskan tidak pernah mengeluarkan pernyataan pemulangan terhadap mahasiswa Papua di Malang pascameletusnya bentrokan mahasiswa dengan warga Rajabali, Malang, pada 15 Agustus 2019.

"Tidak ada sebersit sedikit pun ucapan yang diviralkan itu. Saya waktu itu ada kegiatan di Hotel Atria, event berkaitan UMKM saya diundang selaku Wawali dan dimintai tanggapan (insiden bentrokan mahasiswa Papua dengan warga-red)," katanya saat ditemui Okezone, pada Selasa siang (20/8/2019).

Ia pun memastikan Pemkot Malang tak akan memulangkan sekelompok mahasiswa Papua tersebut, sebagaimana isu yang beredar sebelumnya.

"Tadi kan sudah jelas disampaikan, saya menggarisbawahi yang ditegaskan Pak Wali Kota. Di Malang tidak ada pemulangan mahasiswa Papua. Saya pastikan pemulangan itu tidak ada," katanya.

Ia juga meminta masyarakat di Malang dan manapun tetap menjaga persatuan dan kesatuan, demi kepentingan nasional.

Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko bersama Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri mengadakan pertemuan dengan sejumlah mahasiswa Papua (foto: Avirista M/Okezone)

"Atas insiden itu saya minta maaf. Supaya kepentingan yang lebih besar, kepentingan nasional. Mari kita bersatu kembali, mari kita membangun negeri ini menjadi lebih baik. Bersama-sama masyarakat Kota Malang, termasuk mahasiswa yang cinta damai. Mari kita jaga bersama, pererat rasa kesatuan dan persatuan untuk Malang ke depan lebih baik," ujarnya.

Sementara itu, ia siap dipanggil Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, soal pemulangan mahasiswa Papua. Ia siap menjelaskan hal tersebut serta kronologi bentrok antara warga dengan mahasiswa Papua.

"Saya tahunya ini (pemanggilan oleh Mendagri-red) dari media, seandainya kalau diundang, kita siap. Kita jelaskan dari awal hingga akhir dengan data-data yang ada. Sudah kewajiban kita demikian," ucap Sofyan Edi.


Baca Juga : Bertemu Wakil Wali Kota Malang, Mahasiswa Papua: Kami Nyaman dan Aman di Sini

Sekadar diketahui, bentrokan antara warga dengan sekelompok mahasiswa Papua yang berkuliah di Malang terjadi di simpang empat Rajabali, pada Kamis, 15 Agustus 2019, sejak pukul 09.00 WIB.

Diduga bentrokan terjadi akibat salah paham lantaran warga merasa terganggu dengan demonstrasi yang dilakukan sekelompok mahasiswa asal Papua yang menamakan dirinya Aliansi Mahasiswa Papua (AMP).


Baca Juga : Mendagri Klaim Suasana di Papua Sudah Kondusif

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini