nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

2 Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Pagaralam-Sumsel Dijatuhi Hukuman Mati

Melly Puspita, Jurnalis · Rabu 21 Agustus 2019 13:29 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 21 610 2094742 2-pelaku-pembunuhan-ibu-dan-anak-di-pagaralam-sumsel-dijatuhi-hukuman-mati-oQA22MGIrB.jpg Ilustrasi Vonis Hakim (foto: Shutterstock)

PALEMBANG - Pelaku pembunuhan terhadap Ibu dan anak bernama Poniah (40) dan Selvia Permatasari (13) yang ditemukan mengambang di Sungai Endikat, Pagaralam, Sumatera Selatan pada awal Januari 2019 divonis hukuman mati oleh majelis hakim.

Pembacaan putusan memvonis terhadap Tika Herli (33) dan Riko Apriadi (18) di Pengadilan Negeri kota Pagaralam, Selasa 20 Agustus 2019 kemarin disambut takbir dan syukur oleh keluarga korban yang menyaksikan jalannya sidang.

Baca Juga: Haris Simamora Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi Divonis Hukuman Mati 

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa M Riko Apriyadi alias Riko dan Tika Herli alias Tika Binti Mustarini dengan pidana mati," ucap Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pagaralam, Agung Hartanto pada video yang diunggah @pagaralamterkini.

Sidang Pembacaan Vonis Terhadap Tika Herli (33) dan Riko Apriadi (18) di Pengadilan Negeri kota Pagaralam, Selasa 20 Agustus 2019 (foto: Instagram/@pagaralamterkini)	 

Diketahui, jasad Selvia Permatasari dan Poniah ditemukan di lokasi terpisah oleh warga di Sungai Endikat dengan keadaan lebam disekujur tubuh. Pembunuhan ini dilatarbelakangi oleh masalah hutang-piutang pelaku Tika kepada Korban Poniah.

Pelaku kesal terus ditagih hutang oleh korban dengan jumlah puluhan juta. Pelaku kemudian merencanakan pembunuhan dengan menyewa pembunuh bayaran yakni Riko dan Jefri dimulai pada Desember 2018.

Rencana awal persekongkolan ini gagal lantaran korban tidak bisa diajak keluar rumah. Rencana terlaksana setelah Poniah dan anaknya pergi menemui pelaku, korban di masukan kedalam mobil yang dibawa oleh pelaku.

Poniah dibawa oleh pelaku ke dalam kebun dan langsung dicekik dan dipukul pakai balok, sedangkan anaknya Selvia yang sempat kabur berhasil ditangkap pelaku, Selvian pun langsung dipukul hingga meninggal dunia. Mayat korban dibuang dari jembatan Endikat Pagaralam.

Baca Juga: 95 Orang Dihukum Mati di Indonesia dalam 2 Tahun

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini