nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terkait Kashmir, Mantan Istri Sebut PM Pakistan Lemah

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Kamis 22 Agustus 2019 19:06 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 22 18 2095353 terkait-kashmir-mantan-istri-sebut-pm-pakistan-lemah-EvoQ0JPkNE.jpg Reham Khan, mantan istri Perdana Mentri Paksitan Imran Khan. Foto/The National

ISLAMABAD - Mantan istri Perdana Menteri Pakistan Imran Khan menyebut suaminya lemah meski sudah mengetahui rencana India untuk mencabut status khsus Kashmir.

Awal bulan ini, India mencabut status khusus Jammu dan Kashmir yang telah berlangsung sejak 1940-an.

Pakistan, yang menganggap seluruh Kashmir sebagai wilayahnya, sangat mengecam pencabutan status khusus, dan bersumpah untuk mencari dukungan di PBB.

Foto/The National

Reham Khan, mantan istri Imran Khan, mengklaim bahwa mantan suaminya telah mengetahui rencana India untuk mencabut otonomi Kashmir.

"Saya akan mengatakan bahwa Kashmir telah dijual," katanya mengutip New Indian Express via RT, Kamis (22/8/2019).

Baca juga: DK PBB Bahas Kashmir, China Desak India dan Pakistan Redakan Ketegangan

Baca juga: Status Otonomi Kashmir Dicabut, Pakistan Setop Film dan Layanan Kereta ke India

Foto/Reuters

Reham, yang seorang jurnalis dan penulis Inggris-Pakistan, menikah dengan Imran selama 10 bulan pada 2015.

Reham menjelaskan bahwa Kham sudah mengetahui rencana India saat bertemu dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.

"Pada saat dia [Khan] akan memberikan pernyataan soal [Kashmir], ia mengatakan, 'Saya tahu dia [Modi] akan melakukan ini,'" klaim Reham. “Imran berkata, ‘Saya tahu ini ketika saya bertemu dengannya di Bishkek [selama acara Organisasi Kerjasama Shanghai pada Juni] dan dia kasar kepada saya.’”

Foto/Reuters

Usai mendengar penjelasan Khan, Rahem menilai mantan suaminya lemah karena tidak melakukan apa pun.

"Dan ketika Anda [Imran Khan] mengetahui semua ini dan tidak melakukan apa-apa, maka itu berarti Anda tidak mampu melakukan apa pun, atau Anda sangat lemah," katanya.

(fzy)

Berita Terkait

Kashmir

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini