nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Akses Jalan Sulit, Pasien di Polman Ditandu 15 Kilometer Menuju Puskesmas

Khafid Mardiyansyah, Jurnalis · Kamis 22 Agustus 2019 17:23 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 22 340 2095342 akses-jalan-sulit-pasien-di-polman-ditandu-15-kilometer-menuju-puskesmas-xzsufLpyxi.jpg Pasien ditandu untuk berobat (Foto: Ist)

POLEWALI MANDAR - Kisah memilukan dirasa warga Desa Lenggo, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Provinsi Sulawesi Barat. Karena akses jalan yang sulit, mereka harus menandu pasien sakit atau meninggal sejauh 15 kilometer ke puskesmas terdekat.

Hal tersebut dilakukan, karena akses jalan tak bisa dilalui baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Warga pun bergotong royong dengan menandu warga sakit menggunakan kain sarung dan sebilah bambu melewati hutan dan sungai yang tak memiliki jembatan.

Kepala Desa Lenggo, Rusli Amin mengungkapkan bahwa para warga sudah biasa menandu orang sakit ataupun meninggal dunia hingga 15 kilometer. Bahkan, menurutnya, perjalanan dengan berjalan kaki itu bisa memakan waktu hingga satu hari perjalanan.

"Bisa satu hari (perjalanan), itu ditandu ke kota, ke puskesmas, ke rumah sakit," jelas Rusli Amin dalam tayangan iNewsTV Sore, Kamis (22/8/2019).

Baca Juga: Alami Gizi Buruk, Setiap Hari Sahrul Hanya Menangis

Kegiatan ini dilakukan warga Lenggo sejak puluhan tahun lalu, karena akses jalan yang tak bisa dilalui kendaraan, bahkan jembatan penghubung menuju dan keluar desa pun tak dibangun.

Warga berharap, pemerintah baik pusat maupun daerah bisa membangun akses jalan yang memadai, dan menyediakan ambulans untuk digunakan warga lain yang sakit.

Sementara itu, Ketua DPRD Polewali Mandar, Fariduddin Wahid mengakui bahwa infrastruktur jalan di beberapa wilayahnya masih sangat terbatas.

"Wilayah yang viral ini memang diapit oleh gunung, jadi membutuhkan jembatan, yang mana butuh juga pembiayaan yang besar," jelasnya.

Fariduddin pun mengklaim bahwa pihaknya bersama pemerintah daerah sudah mendorong adanya pelayanan kesehatan yang bisa dijangkau oleh warga terpencil.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini