nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anak Injak Kepala Ibu Kandung Menangis dan Minta Ampun saat Dibawa Polisi

Avirista Midaada, Jurnalis · Kamis 22 Agustus 2019 16:31 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 22 519 2095314 anak-injak-kepala-ibu-kandung-menangis-dan-minta-ampun-saat-dibawa-polisi-FB9zQ1JQDU.jpg Anak penginjak kepala ibu menangis saat ditangkap (Foto: Ist)

SURABAYA - Polisi akhirnya membebaskan anak yang menendang kepala sang ibu kandungnya di Surabaya. Sang anak yang diketahui bernama Andri, warga Jalan Kedondong, Tegalsari, Surabaya dimediasi oleh kepolisian, sejumlah instansi terkait, dan pihak keluarga.

Kapolsek Tegalsari Rendy Surya Aditama menyebut telah memediasi anak dan ibu kandungnya dengan pihak-pihak lain seperti kelurahan dan pihak kecamatan tempat bernaung keduanya.

"Sudah kita mediasi kemarin. Alhamdulillah dengan respons yang cepat dengan kerjasama baik antara masyarakat dan kepolisian bisa diselesaikan. Sebenarnya ini masalah keluarga, tapi terlanjur viral. Kami juga berterima kasih yang mem-viralkan ini," ungkap Rendy Surya pada media, Kamis (22/8/2019).

Rendy menambahkan sang ibu kandunglah yang akhrinya meminta anak kandungnya untuk tidak ditahan dan memilih jalan mediasi secara kekeluargaan.

Baca Juga: Viral Injak Kepala Ibu Kandung, Pemuda Asal Surabaya Diciduk Polisi

"Jadi kami memenuhi permintaan ibunya yang sedang sakit keras. Permohonan ibunya serta keluarganya meminta untuk dimediasi secara kekeluargaan saja," bebernya.

Namun meski berakhir damai, kepolisian masih mengawasi perilaku Andri yang diduga kerap memarahi dan berbuat kasar kepada sang ibu kandungnya.Pemuda pengangguran ini diawasi oleh pihak Bhabinsa dan Bhabinkamtibnas Tegalsari.

Anak Injak Kepala Ibu

Andri, sendiri sebelumnya sempat menangis dan mengungkapkan penyeselannya saat dibawa pihak kepolisian ke kantor Polsek Tegalsari. Bahkan beberapa kali AP meminta ampun kepada petugas kepolisian dan sang ibu kandungnya.

Kasus tendangan ke kepala ibu kandung ini viral, setelah videonya tersebar di media sosial. Video tersebut direkam pertama kali oleh sang kakak kandungnya Andri, Novi yang mengaku kesal lantaran adiknya kerap berbuat kasar kepada ibu kandungnya sendiri.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini