nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Empat Orang Tersetrum saat Tanam Tiang Telekomunikasi, Satu Tewas

Robert Fernando H Siregar, Jurnalis · Kamis 22 Agustus 2019 16:35 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 22 608 2095317 empat-orang-tersetrum-saat-tanam-tiang-telekomunikasi-satu-tewas-1PlXfKvzsh.jpg Ilustrasi

TAPANULI TENGAH - Jonni Hutagaol (25), warga Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba Samosir, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), tewas setelah tersengat arus listrik. Bukan hanya Jonni, tiga rekannya pun mengalami nasib serupa meski tak sampai meregang nyawa.

Paur Humas Polres Tapanuli Tengah (Tapteng), Iptu Rensa Sipahutar menerangkan, kecelakaan kerja itu terjadi Rabu 21 Agustus 2019, sekira pukul 17.00 WIB, di Jalan Sibolga - Barus kilometer 8,5, Lingkungan III Mungkur, Kelurahan Tapian Nauli II, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapteng.

"Jonni Hutagaol (korban tewas) bekerja sebagai buruh, tewas setelah tersengat arus listrik. Tiga rekan kerja korban yang juga tersengat arus listrik dan mengalami luka bakar, yakni Rolas Maruli Sianturi (30) warga Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara, Jonson Gultom (38) dan Amri Sirait (25) warga Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Toba Samosir," terang Iptu Rensa Sipahutar kepada Okezone, Kamis (22/8/2019).

Tersetrum (Foto: Polres Tapteng)

Rensa menjelaskan, keempat korban yang tersengat arus listrik, diketahui sedang melakukan pekerjaan penanaman tiang besi telekomunikasi di tanah milik PT XL Jakarta, bersama 9 orang buruh lainnya, dengan cara menggali tanah berbentuk lobang sedalam 140 cm untuk menanam tiang besi setinggi tujuh meter.

"Ketika tiang besi tersebut hendak ditanam ke dalam tanah oleh ke-empat korban, tiang besi itu menyentuh kabel listrik bertegangan tinggi yang berada di pinggir jalan yang mengakibatkan ke-empat korban terkena sengatan listrik," ungkap Rensa.

Jonni Hutagaol tewas dan tiga rekannya mengalami luka bakar dan dirawat di rumah sakit umum Dr Ferdinand Lumbantobing Kotamadya Sibolga.

"Jonni Hutagaol korban meninggal, oleh pihak pengawas pekerjaan tersebut telah berkoordinasi dan rencananya jasad korban akan dibawa ke kampung halamannya di Kecamatan Porsea untuk dikebumikan," jelasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini