nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Warga Resah Kabut Asap Mulai Selimuti Kota Palembang

Melly Puspita, Jurnalis · Sabtu 24 Agustus 2019 11:22 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 24 610 2096066 warga-resah-kabut-asap-mulai-selimuti-kota-palembang-UmZLT4U7bu.jpg Sungai Musi diselimuti asap pekat (foto: Okezone.com/Melly)

PALEMBANG - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di beberapa daerah, Sumatera Selatan seperti Kabupaten Ogan Ilir dan Musi Banyuasin tidak kunjung padam membuat kota Palembang mulai diselimuti kabut asap, Sabtu (24/08/2019).

Kondisi tersebut membuat warga kota Palembang resah, terutama kaum ibu-ibu yang mempunyai bayi dan balita. Seperti yang diungkapkan oleh Ramila, warga Ilir Timur II Palembang.

Baca juga: Cegah Kebakaran Hutan, Petugas Periksa Pendaki Gunung Sindoro-Sumbing

Karena rumah yang berada persis disamping Sungai Musi, kabut asap sangat terlihat jelas dan pekat. Ini membuat khawatir terhadap kondisi bayi yang baru dilahirkannya.

"Sangat khawatir sekali, kabut asap ini kan berbahaya apalagi kami ada bayi. Untuk orang dewasa saja bisa menimbulkan ISPA (Infeksi saluran pernapasan akut)," kata Ramila kepada Okezone.

Palembang

Dari pantauan Okezone, kabut asap pekat mulai terlihat di kawasan Palembang kota, Jumat 24 agustus 2019 pagi. Hingga saat ini kabut asap tersebut kondisinya belum menipis.

Baca juga: Kebakaran Perusahaan Sawit di Inhu Meluas hingga 50 Hektar

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan kondisi suhu udara di wilayah Sumatera Selatan dataran rendah sekitar Palembang, Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Ilir dan Kabupaten Ogan Komering Ilir mencapai 23 - 34° C.

Selain itu, BMKG memberi peringatan dini untuk waspada terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Ogan Ilir dan sekitarnya.

"Peringatan dini waspada potensi mudah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Ogan Komering Ilir, Ogan Ilir, Muara Enim, Penukal Abab Lematang Ilir, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Banyuasin dan Musi Banyuasin," Tulis BMKG, Sumatera Selatan.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini