JAMBI -- Puluhan warga Suku Anak Dalam (SAD) Batin Bahar, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Gubernur Jambi di kawasan Telanaipura, Kota Jambi, Rabu (28/8/2019).
Kedatangan massa untuk meminta dukungan dari Pemprov Jambi terkait rencana aksi jalan kaki masyarakat SAD dan petani dari Provinsi Jambi menuju Jakarta.
Menurut Koordinator Aksi, Amirudin Todak, kedatangan warga SAD ini menagih janji Presiden RI, Menteri Agraria dan Tata Ruang dan Kepala BPN RI untuk tidak memperpanjang Hak Guna Usaha (HGU) PT Berkat Sawit Utama (BSU) yang dulu namanya PT Bangun Desa Utama (BDU), PT Asiatic Persada dan PT Agro Mandiri Semesta (AMS).
Selain itu, mereka berencana akan bertemu dengan Presiden RI untuk menyampaikan nasib SAD dan petani yang konflik dengan perusahaan sejak tahun 1990 sampai sekarang belum selesai.
"Kami meminta pihak pemerintah terkait penegak hukum agar melakukan penegakan hukum terhadap PT Berkat Sawit Utama, PT Asiatic Persada yang telah pembukaan lahan dan melakukan penanaman kelapa sawit diatas lahan hutan, lahan konservasi dan melakukan perluasan kebun diluar izin HGU tanpa izin," tegasnya.

Baca Juga: Kemenko Polhukam Turun Tangan Mediasi Konflik Lahan Koto Aman di Kampar