nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gegara Uang Konter HP, Kakak Nekat Tusuk Adik hingga Tewas

Avirista Midaada, Jurnalis · Sabtu 31 Agustus 2019 00:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 30 519 2098818 gegara-uang-konter-hp-kakak-nekat-tusuk-adik-hingga-tewas-1bVDR5YY1y.jpg Suroso, pelaku penusukan (Foto: Avirista Midaada)

MALANG - Hanya karena berebut keuntungan konter handphone (HP), dua orang kakak beradik di Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, Jawa Timur saling bertikai hingga menyebabkan sang adik kandungnya tewas.

Kapolsek Donomulyo AKP Gianto menyatakan peristiwa penganiayaan yang berujung hilangnya nyawa seseorang ini terjadi pada Kamis 29 Agustus 2019 malam.

"Pelaku yang merupakan saudara kandung korban, merasa konter usaha adiknya dibuat olehnya. Sehingga pelaku meminta bagi hasil keuntungan kepada korban," ujar Gianto saat dihubungi okezone, Jumat (30/8/2019).

Baca Juga: Suami Bunuh Istri karena Pasang Status Janda di Facebook

Namun, entah karena apa, sang pelaku yang bernama Suroso (40) warga Dusun Palikem RT 07 RW 02 Desa Donomulyo, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, tega melakukan penusukan terhadap adiknya.

"Korban diminta oleh pelaku untuk ke rumahnya pada Kamis malam. Tapi saat korban mau naik ke lantai atas rumah pelaku, tiba-tiba pelaku menusuk pisau adiknya yang bernama Sujianto (30)," tuturnya.

Ilustrasi

Korban yang terluka parah akibat tusukan saudara kandungnya berlari ke luar dan ditolong oleh warga sekitar. Sujianto akhirnya dilarikan ke Puskesmas Donomulyo pada Kamis tengah malam, namun lantaran lukanya yang parah ia sempat dirujuk ke RSUD Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang.

Nahas saat menjalani perawatan di RSSA, korban menghembuskan nafas terakhir akibat darah yang terlalu banyak keluar pada Jumat (30/8/2019) pagi.

Baca Juga: Bos Sembako di Cilegon Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Sementara itu, pengakuan pelaku Suroso, ia meminta uang bagi hasil keuntungan konter untuk membeli sepeda motor. Mengingat Suroso mengklaim turut memberikan modal pendirian konter HP tersebut.

"Kami masih dalami dengan meminta keterangan dari pihak keluarga lainnya, untuk membuktikan keterangan pelaku soal bagi hasil usaha konter yang dimaksud," ujarnya.

(Ari)

Berita Terkait

pembunuhan

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini