nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pelaku Penembakan Calon Presiden AS, Robert Kennedy Ditusuk di Penjara

Rahman Asmardika, Jurnalis · Minggu 01 September 2019 12:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 01 18 2099217 pelaku-penembakan-calon-presiden-as-robert-kennedy-ditusuk-di-penjara-dU1dTYunKm.jpg Sirhan saat ditahan atas pembunuhan Robert Kennedy pada 1968. (Foto: Getty Images)

SAN DIEGO - Pria yang didakwa atas pembunuhan calon presiden Amerika Serikat (AS), Robert F. Kennedy dilaporkan telah ditusuk di penjara California. Pihak berwenang mengatakan bahwa penusukan terhadap Sirhan Sirhan terjadi di sebuah penjara di dekat San Diego pada Jumat sore.

Dalam sebuah pernyataan, yang dikutip BBC, Minggu (1/9/2019), Departemen Pemulihan dan Rehabilitasi California mengatakan bahwa "para petugas merespons dengan cepat" terhadap serangan itu.

BACA JUGA: Capres AS, Bobby Kennedy Dibunuh Seorang Pemuda Palestina

Korban yang saat ini dalam kondisi stabil, tidak disebutkan namanya dalam pernyataan tersebut. Namun mengutip sumber penegakan hukum yang tidak disebutkan namanya, beberapa laporan media AS telah mengidentifikasi korban sebagai Sirhan yang saat ini berusia 75 tahun.

Sirhan menjalani hukuman seumur hidup di Lembaga Pemasyarakatan Richard J Donovan, tempat penikaman terjadi.

Motif serangan itu sedang diselidiki dan belum diungkapkan oleh para pejabat.

Sirhan dihukum karena membunuh calon presiden Robert F. Kennedy pada 5 Juni 1968. Dia menembak saudara dari Presiden John F. Kennedy itu sebanyak tiga kali di Ambassador Hotel di Los Angeles.

BACA JUGA: Lagi, Anggota Dinasti Kennedy Meninggal

Kennedy ditembak di dapur hotel, tak lama setelah menyatakan kemenangan dalam pemilihan kandidat presiden utama Partai Demokrat California di depan pendukungnya. Bobby, panggilan untuk Robert Kennedy, meninggal dunia di rumah sakit 24 jam kemudian.

Dia kemudian dimakamkan di Pemakaman Arlington, dekat saudaranya John, yang juga dibunuh pada 1963.

Pada persidangannya pada 1969, Sirhan awalnya dijatuhi hukuman mati. Namun, tiga tahun kemudian, hukumannya diubah menjadi penjara seumur hidup ketika California melarang hukuman mati.

Robert Kennedy terbaring di lantai setelah ditembak di Hotel Ambassador, 5 Juni 1968. (Getty Images)

Sirhan, seorang warga Palestina dengan kewarganegaraan Yordania, mengklaim bahwa dia tidak ingat menembak Kennedy. Dalam sebuah wawancara TV, Sirhan mengatakan dia merasa dikhianati oleh dukungan Kennedy untuk Israel dalam Perang Enam Hari 1967.

1
2

Berita Terkait

Amerika Serikat

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini