"Tidak ada Yospan Papua satu, Yospan itu bisa sepuluh orang, bisa lebih dari sepuluh orang sehingga di situ menunjukkan adanya kesatuan, persatuan, kekompakan, rasa memiliki," ujarnya di lokasi.
Frans menuturkan, masyarakat Papua di Jakarta jumlahnya cukup banyak dan menyadari persaudaraan sangat penting dalam kehidupan berbangsa.
"Generasi angkatan saya itu sudah tua, generasi ke bawah itu banyak, anak cucu kami banyak dan di sana hidup berdampingan dengan masyarakat asli Betawi. Kami merasa diterima, kami merasa bersama masyarakat Indonesia lainnya bahkan suku lainnya juga," pungkasnya.
(Salman Mardira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.