"Tentu harus ada hak partisipasi publik di sini untuk didengarkan aspirasi-aspirasinya. Bagaimana, jangan sampai hak partisipasi publik ini dirampas oleh sebuah keinginan presiden," kata Fadli.
"Apakah keinginan Presiden itu mencerminkan keinginan rakyat? Inilah yang saya kira perlu didengar di dalam sejumlah forum, seminar-seminar, termasuk seperti ini," imbuhnya.
Fadli khawatir pemindahan ibu kota hanya sebuah keinginan Jokowi, bukan keinginan dari masyarakat Indonesia. Padahal menurutnya, nanti yang mendapatkan dampak dari rencana itu adalah rakyat.
"Jangan sampai keinginan Presiden itu adalah keinginan dirinya sendiri, bukan keinginan rakyat gitu. Karena itulah, kita ingin mendengarkan lebih banyak suara rakyat, karena yang akan terkena dampak dari pemindahan ibu kota adalah tentu saja seluruh rakyat Indonesia," ujarnya.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.