JAKARTA - Bahasan jatah kursi menteri antar-partai politik koalisi dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sampai saat ini belum terdengar lagi di lini massa.
Padahal, pasca-diresmikannya pasangan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024, masing-masing partai koalisi bahkan opisisi berikan signal soal jatah menteri.
Mengenai hal itu, PDI Perjuangan selaku partai pengusung utama Jokowi, menyatakan tidak mengetahui sejauh mana lanjutan dari pembahasan jatah kursi menteri.
"Tidak tahu (sejauh mana pembahasan kursi menteri)," kata Ketua DPP PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno kepada Okezone, Jakarta, Rabu (4/9/2019).

Menurut Hendrawan, kemungkinan salah satu berhentinya pembahasan jatah kursi menteri lantaran beberapa anggota partai politik kini sedang sibuk menyelesaikan beberapa pembahasan di DPR.
"DPR sedang sibuk menyelesaikan sejumlah PR (pekerjaan rumah) yang tertunda," ujar Hendrawan.
Baca Juga : 10 Nama Capim KPK Wakili Wajah Presiden Jokowi
Baca Juga : PKB: Belum Ada Pembicaraan Lanjutan dengan Jokowi soal Kursi Menteri
Sementara, politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Kadir Karding menyatakan, hingga kini belum ada pembicaraan lanjutan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait jatah kursi menteri di periode keduanya.
“Yang saya tahu belum ada (pembicaraan lanjutan dengan Presiden Jokowi-red),” kata Abdul saat dikonfirmasi Okezone terpisah.