JAKARTA - Di tengah memanasnya situasi di Teluk Persia, Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif menegaskan bahwa keamanan di kawasan tersebut tidak dapat dibeli dari pihak asing. Hal itu disampaikan Menlu Zarif di tengah kunjungannya ke Indonesia, Jumat, 6 September.
Dalam pembahasan isu regional dengan Menlu RI, Retno Marsudi, diplomat senior Iran itu menekankan perlunya kerja sama, inklusi dan saling pengertian di kawasan Teluk Persia. Dia juga mengatakan bahwa Iran bersedia untuk berdialog dengan negara-negara di sekitar Teluk Persia dan telah mengusulkan pakta non-agresi kepada negara-negara Dewan Kerja sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) dan Irak.
BACA JUGA: Iran Resmi Hentikan Sebagian Komitmen Kesepakatan Program Nuklirnya
Kesepakatan yang diajukan ke delapan negara di Teluk Persia itu untuk mendorong kerja sama yang lebih besar di antara tetangga. Zarif menegaskan perlunya negara-negara di Teluk untuk melakukan kerja sama demi keamanan kawasan.
"Saya telah menekankan kepada teman kami di kawasan tersebut dan juga teman kami di luar kawasan bahwa keamanan untuk kawasan ini tidak dapat dibeli dari luar dan keamanan tidak bisa dicapai dengan mengorbankan satu sama lain.