nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menlu Iran: Keamanan Kawasan Teluk Tidak Dapat Dibeli dari Pihak Luar!

Rahman Asmardika, Jurnalis · Jum'at 06 September 2019 14:05 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 06 18 2101441 menlu-iran-keamanan-kawasan-teluk-tidak-dapat-dibeli-dari-pihak-luar-ASmAi9Ox0M.jpeg Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif memberikan pernyataan pers bersama Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, Jakarta, 6 September 2019. (Foto: Okezone/Dika)

JAKARTA - Di tengah memanasnya situasi di Teluk Persia, Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif menegaskan bahwa keamanan di kawasan tersebut tidak dapat dibeli dari pihak asing. Hal itu disampaikan Menlu Zarif di tengah kunjungannya ke Indonesia, Jumat, 6 September.

Dalam pembahasan isu regional dengan Menlu RI, Retno Marsudi, diplomat senior Iran itu menekankan perlunya kerja sama, inklusi dan saling pengertian di kawasan Teluk Persia. Dia juga mengatakan bahwa Iran bersedia untuk berdialog dengan negara-negara di sekitar Teluk Persia dan telah mengusulkan pakta non-agresi kepada negara-negara Dewan Kerja sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) dan Irak.

BACA JUGA: Iran Resmi Hentikan Sebagian Komitmen Kesepakatan Program Nuklirnya

Kesepakatan yang diajukan ke delapan negara di Teluk Persia itu untuk mendorong kerja sama yang lebih besar di antara tetangga. Zarif menegaskan perlunya negara-negara di Teluk untuk melakukan kerja sama demi keamanan kawasan.

"Saya telah menekankan kepada teman kami di kawasan tersebut dan juga teman kami di luar kawasan bahwa keamanan untuk kawasan ini tidak dapat dibeli dari luar dan keamanan tidak bisa dicapai dengan mengorbankan satu sama lain.

"Keamanan hanya dapat dicapai melalui kerjasama dan inklusi. Itulah yang kami tawarkan dan kami meminta tetangga kami untuk terlibat di dalamnya," demikian disampaikan Menlu Zarif dalam keterangan pers bersama Menlu Retno di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta.

Ketegangan di kawasan Teluk meningkat dalam beberapa pekan terakhir setelah insiden serangan terhadap kapal tanker dan kapal kargo yang dituduhkan terhadap Iran. Situasi itu membuat AS mewacanakan inistaif keamanan maritim di Teluk dan mengirimkan kapal-kapal angkatan lautnya ke kawasan tersebut dengan alasan untuk menjaga keamanan.

BACA JUGA: Iran Kembali Sita Kapal Tanker Asing di Teluk

Situasi semakin memburuk setelah angkatan laut Inggris di Gibraltar menahan kapal tanker Iran yang dianggap melanggar sanksi Uni Eropa. Iran merespons tindakan Inggris tersebut dengan menahan kapal tanker Inggris di Selat Hormuz pada Juli.

Gibraltar telah melepaskan kapal tanker Iran yang ditahan bulan lalu, sementara Teheran pekan ini juga telah membebaskan kru kapal Inggris yang mereka tahan.

Video: YouTube/Kemlu TV

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini