
"Keamanan hanya dapat dicapai melalui kerjasama dan inklusi. Itulah yang kami tawarkan dan kami meminta tetangga kami untuk terlibat di dalamnya," demikian disampaikan Menlu Zarif dalam keterangan pers bersama Menlu Retno di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta.
Ketegangan di kawasan Teluk meningkat dalam beberapa pekan terakhir setelah insiden serangan terhadap kapal tanker dan kapal kargo yang dituduhkan terhadap Iran. Situasi itu membuat AS mewacanakan inistaif keamanan maritim di Teluk dan mengirimkan kapal-kapal angkatan lautnya ke kawasan tersebut dengan alasan untuk menjaga keamanan.
BACA JUGA: Iran Kembali Sita Kapal Tanker Asing di Teluk
Situasi semakin memburuk setelah angkatan laut Inggris di Gibraltar menahan kapal tanker Iran yang dianggap melanggar sanksi Uni Eropa. Iran merespons tindakan Inggris tersebut dengan menahan kapal tanker Inggris di Selat Hormuz pada Juli.