Sebelum Meninggal saat Diksar Menwa, Hebat Sangaji Menunjukkan Gejala Sakit

Melly Puspita, Okezone · Jum'at 06 September 2019 09:01 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 06 610 2101321 sebelum-meninggal-saat-diksar-menwa-hebat-sangaji-menunjukkan-gejala-sakit-ZpwAbH0YxI.jpg Ilustrasi sakit. (Foto: Shutterstock)

PALEMBANG – Hebat Sangaji, mahasiswa semester I yang baru tiga minggu menjalani pendidikan di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, meninggal dunia saat menjalani Pendidikan Dasar (Diksar) Resimen Mahasiswa (Menwa).

Baca juga: Kesurupan Lihat Kuburan Belanda, Mahasiswa UIN Palembang Meninggal saat Diksar Menwa 

Pihak UIN Raden Fatah Palembang mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan dan surat keterangan yang dikeluarkan Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Muhammad Hoesin Palembang, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

"Korban hari Senin (2 September) menunjukkan gejala sakit. Dia sudah diminta untuk beristirahat, namun esok harinya dia kembali ikut pelatihan diksar," kata Wakil Rektor III UIN Raden Fatah Palembang Rina Antasari, Kamis 5 September 2019.

Baca juga: Viral Pria Buang Sampah ke Sungai Musi, Pemkot Palembang: Terancam Denda Rp200 Juta! 

Ia menerangkan, info yang menyatakan Hebat Sangaji mengalami kesurupan dan berkata bahwa di dekat lokasi Diksar Menwa ada kuburan Belanda merupakan hal-hal nonmedis.

"Info mengenai dirinya (Hebat Sangaji) kesurupan itu ya nonmedis, karena katanya dia sempat ngomong ada kuburan Belanda di tempat latihan itu," ucap Rina.

Jenazah Hebat Sangaji sendiri diterbangkan dengan pesawat pertama pada Kamis 5 Agustus 2019. Diketahui, Hebat Sangaji merupakan mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang yang berasal dari Bekasi Utara, Jawa Barat.

"Almarhum ini bukan anak Palembang, tapi anak Bekasi dan ngekos di Rawa Jaya Palembang," ucap Rina.

Baca juga: Warga Palembang Bersyukur Masalah Banjir Bisa Teratasi 

Ilustrasi jenazah. (Foto: Shutterstock)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini