Nasir pun merasa heran bila kelompok ISIS jaringan JAD bisa masuk ke bumi Cendrawasih. Menurutnya, intelijen negara kebobolan atas adanya kejadian ini.
"Kenapa kemudian intelijen lengah ISIS ada di sana? Padahal kan ISIS itu mudah didapat," ujarnya.
Diketahui muncul adanya kelompok ISIS di Papua usai Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyebut terdapat beberapa kelompok terafiliasi ISIS turut menumpangi kerusuhan di Papua. Hal itu sampaikan saat rapat bersama Komisi I di DPR, Kamis 5 September 2019.
Baca Juga: Lenis Kogoya: Papua Sudah Bakar Batu, Berarti Damai
(Arief Setyadi )