Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Manhattan Ship, Kapal Abad ke-18 yang Terkubur di Bawah Puing Tragedi 9/11

Rahman Asmardika , Jurnalis-Selasa, 10 September 2019 |08:01 WIB
Manhattan Ship, Kapal Abad ke-18 yang Terkubur di Bawah Puing Tragedi 9/11
Lambung kapal Manhattan Ship.
A
A
A

SERANGAN teroris yang menghantam Menara Kembar World Trade Center (WTC) di New York pada 11 September 2001 akan diingat sebagi sebuah tragedi yang menewaskan ribuan nyawa dan salah satu peristiwa paling mengejutkan dalam sejarah Amerika Serikat (AS).

Setelah serangan mengerikan itu, pekerjaan untuk membangun gedung baru “One World Trade Center” dimulai. Pada 2010, di tengah pembersihan puing dan penggalian pondasi, kru pekerja menemukan sesuatu yang menarik di bawah puing-puing bangunan: sebuah lambung kapal, terkubur sekira 6,7 meter di bawah permukaan tanah.

Untungnya, penggalian itu diawasi oleh ahli arkeologi sehingga pekerjaan itu segera dihentikan sampai mereka bisa menguji penemuan itu.

Para arkeolog mengumpulkan sampel kayu dari lambung kapal dan menemukan bahwa benda itu dibuat pada akhir 1700-an, periode yang sama ketika deklarasi kemerdekaan Amerika Serikat ditandatangani. Dalam penelitian yang dilakukan di Tree Ring Lab, Columbia itu, para ilmuwan menggunakan penanggalan dendro-kronologis dan pembuktian.

Dengan membandingkan pola cincin kayu dari lambung kapal dengan kayu dari catatan sejarah, mereka dapat menentukan tanggal pasti kapan kapal itu dibuat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapal itu dibangun di galangan kapal Philadelphia sekitar 1773.

Kayu yang digunakan untuk kapal tersebut berasal dari daerah yang sama di Philadelphia. Para ilmuwan kemudian membandingkan sampel ini dengan sampel kayu dari Independence Hall dan menemukan bahwa cincin kayu dari kedua sampel cocok.

Kapal itu terbuat dari bahan yang sama dengan Independence Hall, tempat para bapak pendiri negara menandatangani Deklarasi Kemerdekaan dan Konstitusi Amerika Serikat. Penemuan luar biasa ini diterbitkan oleh para peneliti dan mereka melaporkan yang berikut dalam abstrak makalah:

“Pada Juli 2010, para arkeolog yang memantau penggalian di situs World Trade Center (WTC) di Lower Manhattan menemukan sisa-sisa sebagian lambung kapal. Karena tanggal konstruksi dan asal kayu tidak diketahui, sampel dari berbagai bagian kapal diambil untuk penanggalan dendrochronological dan pembuktian...

“Analisis kami menunjukkan bahwa semua kayu ek yang digunakan untuk membangun kapal kemungkinan besar berasal dari lokasi yang sama di wilayah Philadelphia, yang mendukung hipotesis yang diambil secara independen dari aspek istimewa konstruksi kapal, bahwa kapal tersebut adalah produk dari galangan kapal kecil.”

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement