Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Airlangga Ingin Kader Golkar Kawal Kebijakan Jokowi-Ma'ruf

Muhamad Rizky , Jurnalis-Selasa, 10 September 2019 |12:55 WIB
Airlangga Ingin Kader Golkar Kawal Kebijakan Jokowi-Ma'ruf
Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto (Foto: DPP Golkar)
A
A
A

JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto meminta seluruh kadernya terus mengawal kebijakan Presiden terpilih Joko Widodo atau Jokowi dan Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin pada pemerintahan lima tahun ke depan. Hal tersebut disampaikan Airlangga pada rapat Fraksi Partai Golkar, di Senayan, Jumat 6 September 2019.

"Karena itu saya mengharapkan teman-teman agar lebih aktif," kata Airlangga Hartarto dalam acara yang dihadiri hampir seluruh anggota Fraksi Partai Golkar baik di DPR mau pun MPR itu.

Airlangga yang juga Menteri perindustrian itu juga mengurai apresiasinya kepada anggota DPR 2014-2019.

"Tentunya saya juga mengharapkan anggota-anggota DPR dari Partai Golkar yang lebih senior, atau sudah senior, membagi pengalaman dan memberi semangat kepada yang muda-muda," ungkap Airlangga, Selasa (10/9/2019).

Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto

Rapat tersebut juga dihadiri Sekjen Lodewijk Freidrich, sekjen, Bendahara Umum Robert Kardinal, Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR Melchias Markus Mekeng, Ketua Fraksi Partai Golkar di MPR Agun Gunanjar Sudarsa, serta Mensos dari Golkar Agus Gumiwang.

Dalam kesempatannya, Airlangga bangga karena adanya keberimbangan dari aspek usia anggota. Bahkan, dari 10 anggota DPR termuda 2019-2024, tiga di antaranya berasal dari Partai Golkar.

Baca Juga : Airlangga Menolak Jika Golkar Disebut Inisiator Revisi UU KPK

Baca Juga : Masinton Diingatkan Tak Urusi Internal Partai Golkar

Dia juga mengapresiasi kinerja anggota-anggota dewan senior seperti Lili Asdjudiretja dan Popong Otje Djunjunan. Setelah enam periode menjadi anggota dewan, Lili Asdjudiretja tak mencalonkan diri lagi sebagai anggota dewan untuk periode 2019-2024. Namun, ganti istrinya yang mencalonkan diri, dan terpilih.

Sementara Popong Otje Djunjunan juga tak mencalonkan diri lagi. Airlangga Hartarto mengakui sedih karena harus kehilangan salah satu senior andalan, yang dengan gaya khasnya mampu menaklukkan "keangkeran" sidang-sidang paripurna. Airlangga pun menyadari masih banyak kader-kader Partai Golkar yang mampu menyita perhatian publik. Termasuk Nurul Arifin yang disebut-sebut bisa menggantikan peran Ce' Popong.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement