Jasad korban, kata Rahmat, kemudian dibawa oleh pihak keluarga ke Majalengka untuk dimakamkan. "Habis jumatan kemarin berangkat. Sebelumnya ke rumah neneknya di Kodau, terus langsung ke Majalengka," jelasnya.
Rahmat sendiri mengaku tidak tahu menahu perihal keluarga korban, lantaran tidak pernah melapor selama tinggal di kediaman tersebut.
"Dia belum pernah laporan ke saya. Jadi saya tahunya ya pas kabar meninggal ini," akunya.
Sementara pihak keluarga tertuduh yang juga warga setempat, dikatakan Rahmat membantah kabar yang menyebut anaknya sebagai penyebab tewasnya korban.
"Orangtuanya ngomong ke saya, karena memang gak merasa (mukulin). Dia ya pusing aja gitu, bener gak gitu. Kalau memang benar, keluarga si korban harusnya berani lapor polisi," imbuhnya.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.