JENEWA - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guteres prihatin dengan pernyataan Perdana Menteri Israel Netanyahu yang menyatakan niatnya untuk mencaplok Lembah Yordan dan Laut Mati utara yang berada di Tepi Barat
Langkah-langkah seperti itu, jika diterapkan, merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional.
“Mereka akan menghancurkan potensi menghidupkan kembali negosiasi dan perdamaian regional, sementara sangat merusak kelangsungan solusi dua-Negara,” kata Guteres mengutip laman PBB, Kamis (12/9/2019).
Baca juga: Nama Palestina Hilang dari Situs Kemenlu Amerika Serikat
