Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Peristiwa 16 September: Terbentuknya Negara Federal Malaysia hingga Papua Nugini Merdeka

Achmad Fardiansyah , Jurnalis-Senin, 16 September 2019 |06:00 WIB
Peristiwa 16 September: Terbentuknya Negara Federal Malaysia hingga Papua Nugini Merdeka
Ilustrasi Bendera Malaysia (foto: reuters)
A
A
A

JAKARTA - Berbagai peristiwa dunia maupun di dalam negeri yang tidak dapat terlupakan terjadi pada tanggal 16 September.

Berikut peristiwa-peristiwa penting yang dikutip Okezone dari Wikipedia:

Meninggalnya Paus Viktor III, 1087 

Paus Victor_III (foto: Dok Wikipedia)

Paus Viktor III yang memiliki nama Dauferius lahir pada tahun ±1026, Benevento. Italia, ±1026 dan meninggal di Monte Cassino, Italia, 16 September 1087).

Viktor III merupakan Paus Gereja Katolik Roma sejak 24 Mei 1086 sampai 16 September 1087.

Meninggalnya Raja Charles V dari Prancis, 1380

 Raja Charles V dari Prancis (foto: Dok Wikipedia)	 

Raja Charles dikenal sebagai orang Bijaksana "le Sage"

Raja Charles V merupakan seorang penguasa dari Wangsa Valois yang menjabat sebagai Raja Prancis dari 1364 sampai kematiannya.

Kelahiran musisi Indonesia Chrisye, 1949

Chrisye (foto: Ist) 

Sepak terjang Chrismansyah Rahadi di dunia musik tak ragukan lagi. Tak heran musisi produktif mengeluarkan album ini selalu menjadi idola para musisi lainnya.

Pada akhir dasawarsa 1960-an dia menjadi anggota band Sabda Nada (yang kemudian hari berganti nama menjadi Gipsy). Pada tahun 1973, setelah mengambil cuti beberapa lama, dia mengikuti band tersebut ke New York untuk main musik.

Setelah kembali ke Indonesia untuk waktu singkat, dia kembali ke New York dengan band lain, yaitu The Pro's. Sekembali ke Indonesia, pada tahun 1976 dia bekerja sama dengan Gipsy dan Guruh Soekarnoputra untuk merekam album indie Guruh Gipsy.

Usai keberhasilan Guruh Gipsy, pada tahun 1977 Chrisye menghasilkan dua karya terbaiknya, yaitu "Lilin-Lilin Kecil" tulisan James F. Sundah serta album jalur suara Badai Pasti Berlalu.

Sukses kedua karya ini membuat Chrisye direkrut oleh Musica Studios, yang dengan perusahaan rekaman itu dia merilis album solo perdananya, Sabda Alam, pada tahun 1978. Selama kariernya yang lebih dari 25 tahun dia menghasilkan 18 album solo lain, serta main dalam satu film: Seindah Rembulan (1981).

Chrisye meninggal di rumahnya di Jakarta pada tanggal 30 Maret 2007 setelah bertahun-tahun mengidap kanker paru-paru. Dia meninggalkan seorang istri, Gusti Firoza Damayanti Noor, dan empat anak.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement