Apa kurang gaji kalian sehingga kalian menekan ortu murid,,,saya bukan tidak ada niat mau membayar tpi krn keadaan,,, bukan saya aja beberapa ortu lain pun yg sdh bayar sebagian uangnya tpi tidak jadi sekolah di sna kalian tahan jg uangnya ...d mn ke adilan...kok di biarkan sekolah negeri seperti ini berdiri dgn kokohnya.
Inikan sekolah pemerintah bukan swasta,,,gunakan jabatan kalian dgn sebaik2nya,,,apa lagi kalian sudah hajah/haji..kok kelakuan kalian seperti ini..Dunia hanya sesaat Bu...ingat anak cucu...hukuman Allah akan slalu hadir menghampiri kita...kalau bicara sm siswa itu harus bijak jangn kluarkn kata2 yg tidak pantas..klau klian bijak sebagai Guru kmi,,ortu murid pun bisa lebih bijak,,,klau seperti ini terus...kan bisa di sumpahi masyarakat...takut nntinya jadi sampah masyarakat..pakai uang spp lgi perbulannya Rp70.000,- hadeeeech..
Tak sedikit warganet yang memberikan komentar atas postingan tersebut. Ada yang menyayangkan, mengapa hal itu bisa terjadi, ada pula yang menganggap perkara ini sudah biasa. Mengingat, SPP adalah kewajiban setiap orangtua.