Masalah ini sangat penting bagi pulau-pulau Pasifik dataran rendah, yang telah berulang kali meminta negara-negara kaya untuk berbuat lebih banyak untuk mencegah naiknya permukaan laut.
Anak-anak di Kepulauan Solomon berunjuk rasa di garis pantai dengan mengenakan rok rumput tradisional dan membawa perisai kayu dalam solidaritas dengan gerakan global.
Di Thailand, lebih dari 200 orang muda menyerbu Kementerian Lingkungan Hidup dan turun ke tanah dengan berpura-pura mati, menuntut tindakan pemerintah tentang perubahan iklim.
"Inilah yang akan terjadi jika kita tidak menghentikan perubahan iklim sekarang," kata Nanticha Ocharoenchai yang berusia 21 tahun.

Wakil sekretaris tetap Kementerian Lingkungan Hidup Thailand, Adisorn Noochdumrong, mendukung para siswa.
"Beginilah cara orang-orang muda mengekspresikan keprihatinan mereka, yang kami anggap sebagai pertanda baik dan sama sekali bukan gangguan," katanya.
Di Palangka Raya, di provinsi Kalimantan Tengah, Indonesia, para pemuda yang membawa plakat berjalan melalui kabut tebal yang disebabkan oleh kebakaran hutan.
Di kota Kolkata, India timur, sekitar 25 anak sekolah membagikan brosur di terminal bus yang sibuk dan memegang plakat bertuliskan “Selamatkan Planet Kita. Selamatkan Dunia Kita ”.
“Ini adalah satu-satunya planet yang kita miliki. Kami ingin mempertahankannya sebelum kami pergi ke sekolah untuk hari ini,” kata salah seorang anak.