Greta Thunberg, Remaja 16 Tahun Dinobatkan Person Of The Year oleh Majalah Time

Rachmat Fahzry, Okezone · Kamis 12 Desember 2019 13:26 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 12 18 2141042 greta-thunberg-remaja-16-tahun-dinobatkan-person-of-the-year-oleh-majalah-time-0Qr5dqflgX.jpg Greta Thunberg (16) remaja Swedia menjadi Person of The Year Majalah Time. (Foto/Time)

NEW YORK - Aktivis perubahan iklim Greta Thunberg, yang telah memimpin protes di seluruh dunia dinobatkan Person Of The Year oleh majalah Time.

Thunberg yang berusia 16 tahun, telah menarik perhatian dunia dengan aksi protes perubahan iklimnya. Ia menyerukan bahwa bumi "darurat iklim".

Dalam pengumuman itu, majalah Time mengatakan: "Selama beberapa dekade, para peneliti dan aktivis telah berjuang untuk membuat para pemimpin dunia menanggapi ancaman iklim dengan serius. Tetapi tahun ini, seorang remaja yang tidak terduga entah bagaimana mendapatkan perhatian dunia."

"Dia adalah gadis remaja biasa yang dengan keberaniannya mengatakan kebenaran kepada penguasa telah menjadi ikon generasi."

Foto/Time

Thunberg mengatakan dia terkejut dengan penobatan itu, dan menambahkan dia ingin mempersembahkannya kepada semua aktivis muda.

Dia yang berencana untuk pulang ke Swedia untuk istirahat selama liburan Natal, menambahkan, "Jika Anda tidak beristirahat, Anda tidak akan dapat melanjutkan protes."

Baca juga: Greta Thunberg: Sendirian Melawan Perubahan Iklim Kini Dapat Dukung dari Seluruh Dunia

Baca juga: Krisis Iklim, Greta Thunberg: Kalian Curi Mimpi dan Masa Kecil Saya

Pengumuman Time datang saat Thunberg menghadiri pembicaraan iklim PBB di Madrid, Spanyol.

Berbicara di konferensi PBB, remaja Swedia itu mengatakan kepada para delegasi, "Saya masih percaya bahaya terbesar bukanlah kelambanan.

"Bahaya sebenarnya adalah ketika politisi dan CEO [perusahaan] membuatnya tampak seperti tindakan nyata terjadi sebenarnya hampir tidak ada yang dilakukan selain dari akuntansi yang cerdas dan PR kreatif."

Awal tahun ini, Thunberg berlayar melintasi Atlantik untuk menghadiri konferensi setelah dipindahkan dari Chile ke Madrid.

Dia telah melakukan perjalanan ke seluruh dunia untuk menyebarkan pesannya, berbicara dengan para pemimpin dunia di KTT internasional dan para pengusaha di Davos.

Dalam salah satu penampilannya yang berkesan pada September lalu, dia memarahi para pemimpin global yang berkumpul di Majelis Umum PBB, mengatakan kepada mereka, "Anda telah mencuri mimpiku".

Video Thunberg sedang memandang Presiden As Donald Trump dengan tatapan marah viral di media sosial.

Pembicaraan terakhir aktivis ini berfokus pada ilmu pengetahuan dan tindakan "menyesatkan" para politisi dan pebisnis besar.

Dia mengatakan bahwa negara-negara yang telah berkomitmen untuk mengurangi emisi mereka menjadi nol carbon (zero carbon) pada waktu tertentu, seperti Inggris dengan janji yang mengikat secara hukum untuk nol zero pada tahun 2050, sangat mengesankan pada pandangan pertama. Tetapi Thunberg menunjukkan bahwa target tidak termasuk penerbangan dan pengiriman, atau emisi yang diciptakan oleh barang-barang yang dibuat di negara lain dan diimpor.

"Nol [karbon] pada tahun 2050 tidak berarti apa-apa jika emisi tinggi terus berlanjut bahkan untuk beberapa tahun. Maka sisa anggaran akan hilang."

Thunberg memulai protes perubahan iklim seorang diri di luar gedung parlemen Swedia pada tahun lalu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini