Sebagai sesama Putra Sulsel, Abdul Aziz Kahar juga menilai, salah satu keturunan atau cucu Jenderal TNI Andi Muhammad Jusuf Amir atau lebih dikenal dengan nama Jenderal M. Jusuf Menteri Pertahanan dan Keamanan era Pak Harto, Syarifudin Tippe merupakan sosok yang tepat untuk menduduki kursi menteri pertahanan pada Kabinet Jokowi Jilid 2.
Selain karena putra daerah, Abdul Aziz juga melihat kemampuan Tippe meredam konflik di Aceh saat masih menjabat sebagai Pangdam Iskandar Muda Aceh sebagai pertimbangan dirinya menyarankan pendiri Universitas Pertanahan (Unhan) itu sebagai Menhan di Kabinet Kerja Jilid II.
"Selain ada garis keturunan Jenderal M. Jusuf, Syarifudin Tippe mampu menekan dan perlahan-lahan menghilangkan akar konflik di Aceh, dan beliau juga termasuk salah satu juru runding yang handal di Finlandia, bersama dengan rombongan Wapres Jusuf Kalla dan Menkumham, Hamid Awaludin saat itu, Syarifuddin Tippe bukan saja sosok pemikir, namun juga juru runding dan negosiator yang hebat, saya kira pantas kalau didapuk sebagai Menhan,” kata putra Kahar Muzakkar tersebut.
Baca Juga: Sosok Menteri Harus Miliki Tiga Kecerdasan Ini untuk Bantu Jokowi Bangun SDM
Seperti diketahui, Syarifudin Tippe lahir di Sinjai Sulawesi Selatan, ia merupakan keturunan bangsawan bergelar Andi namun gelar tersebut tidak disematkan di namanya sampai saat ini. Dia mengikuti jejak Kakeknya Jenderal TNI Andi Muhammad Jusuf Amir atau yang lebih dikenal dengan nama Jenderal M. Jusuf.
Sementara itu, Mantan Ketua Badan Intelijen Negara (BIN) Hendropriyono menilai sosok menteri pertahanan haruslah mencerminkan karakteristik masyarakat Indonesia secara umum. Ia pun menegaskan bahwa pilihan menteri menjadi hak prerogatif dari presiden.
"Pilihan menteri itu hak prerogatif presiden. Pokoknya, sosok menhan itu harus mewakili kamu, saya dan semua masyarakat Indonesia," jelas Hendropriyono.
(Fiddy Anggriawan )