nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Simpan Sabu 1,10 gram, DJ Asal Solo Ditangkap Polisi

Minggu 22 September 2019 17:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 22 512 2107893 simpan-sabu-1-10-gram-dj-asal-solo-ditangkap-polisi-MhLqJ3Qh2K.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

SUKOHARJO - Seorang disc jockey (DJ) di salah satu tempat hiburan di Solo, U alias Black (25) ditangkap Satnarkoba Polres Sukoharjo. Black berhasil dibekuk di jalan sekitar Desa Manang, Kecamatan Grogol, Sukoharjo.

Wakapolres Sukoharjo Kompol I Komang Sarjana mewakili Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi mengatakan, saat diamankan polisi menemukan narkoba jenis sabu seberat 1,10 gram dari tangan pelaku.

“Kami juga mengamankan sejumlah barang bukti antara lain handphone dan sepeda motor yang digunakan pelaku,” katanya, seperti dilansir dari Solopos.com, Minggu (22/9/2019).

Wakapolres mengatakan, pelaku diamankan polisi dalam rangka operasi anti narkoba yang dilaksanakan Polres Sukoharjo pada periode 1-20 Agustus. Selain Black, lima tersangka narkoba lain juga ditangkap dalam empat kasus.

 Sabu

Masing-masing FD alias BG, 43, warga Mulur, Kecamatan Bendosari, Sukoharjo dan LH alias WR, 37, warga Sukoharjo, diamankan saat pesta sabu di Desa Mulur Sukoharjo. Keduanya diamankan beserta barang bukti dua buah plastik berisi sabu seberat satu gram, satu buah bong, korek api, sedotan dan tiga buah handphone.

Kemudian tersangka PJ alias JBR, 44, warga Baki, Sukoharjo, ditangkap beserta barang bukti tiga buah plastik sisa sabu, tiga buah pipet dan peralatannya, tersangka SK alias Kelik (27), warga Cemani, Sukoharjo, yang tertangkap sebagai pengedar.

Ia mengatakan, bahwa peredaran narkotika masih menjadi tantangan dan pekerjaan rumah bagi aparat kepolisian untuk diberantas di wilayah Sukoharjo. Peredaran narkotika inipun menyebar di wilayah Sukoharjo, meski pihaknya memetakan beberapa wilayah kerap menjadi lokasi transaksi jual beli barang haram tersebut.

Lokasi di antaranya Kecamatan Baki, Sukoharjo, Grogol, Kartasura, Polokarto dan Mojolaban. Sedangkan angka kasus narkotika di wilayah Sukoharjo bagian selatan cenderung kecil. Peredaran narkotika masih terpusat di tempat-tempat keramaian.

"Rata-rata yang kami tangkap merupakan pemakai dan kurir. Mereka melanggar pasal 114 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman diatas empat tahun," katanya.

Penangkapan para tersangka berawal dari laporan masyarakat yang resah adanya beberapa lokasi diduga menjadi tempat transaksi jual beli narkotika di wilayahnya. Kemudian dari laporan itu, pihaknya menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan hingga mendapati para tersangka tersebut. Mereka pun tak berkutik saat digerebek aparat kepolisian.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini