Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Rusuh di Wamena Papua, 6 Brimob Luka-Luka Diserang Massa

Chanry Andrew S , Jurnalis-Senin, 23 September 2019 |15:29 WIB
Rusuh di Wamena Papua, 6 Brimob Luka-Luka Diserang Massa
Beberapa bangunan dibakar massa di Wamena, Papua, imbas demo pelajar (Istimewa/MNC Media)
A
A
A

SORONG – Unjuk rasa para pelajar dan masyarakat di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Senin (23/9/2019) diwarnai kerusuhan. Enam personel Brimob yang mengamankan aksi tersebut luka-luka diduga diserang massa.

“Ada enam anggota Brimob yang luka parah,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal kepada wartawan.

Kerusuhan terjadi dalam demo pagi tadi. Massa membakar beberapa kantor pemerintah, rumah dan pertokoan. Bandara Wamena juga ditutup imbas kebakaran. Kantor Bupati Jayawijaya ikut jadi sasaran amukan massa.Wamena

Menurut Kamal, keenam Brimob saat itu berada di Kantor Bupati Jayawijaya dan berupaya menenangkan massa agar tidak melakukan pembakaran. Ketika itulah diduga keenam Brimob diserang.

Baca juga: Demo Pelajar di Wamena Papua Rusuh, Massa Bakar Kantor Pemerintah dan Rumah

“Mereka tanpa alat dan pengamanan. Jadi kita enggak bisa berlindung setelah diserang,” ujar Kamal.Wamena

Demo massa diduga dipicu oleh tindakan rasial seorang guru terhadap siswanya di Wamena yang kemudian menyebar luas dan menimbulkan kemarahan masyarakat lokal. Namun, polisi menyatakan tindakan rasial itu hoaks alias bohong.

Baca juga: Bandara Wamena Ditutup Imbas Demo Rusuh Pelajar dan Warga

Kamal mengatakan, massa bertindak karena termakan isu hoaks rasis seorang guru. Isu, tersebut, menurut dia, sengaja disebar untuk membuat kekacauan.

(Salman Mardira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement