nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sejumlah Personel Brimob Amankan Lokasi Jatuhnya Twin Otter PK-CDC

Saldi Hermanto, Jurnalis · Senin 23 September 2019 15:10 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 23 340 2108221 sejumlah-personel-brimob-amankan-lokasi-jatuhnya-twin-otter-pk-cdc-fWvi94OAUi.jpg Foto Ilustrasi Okezone

TIMIKA - 12 personel Brimob diterjunkan untuk melakukan pengamanan area posko evakuasi Tim SAR di Kampung Mamontoga, Distrik Hoeya, Kabupaten Mimika. Lokasi posko dijadikan sebagai titik terdekat dalam melaksanakan proses evakuasi para korban dan puing pesawat DHC-6 Twin Otter series 400 PK-CDC.

"12 personel Brimob menggunakan dua helikopter Bell milik Polri, yang gunanya untuk mengamankan posko di Mamontoga, yang rencananya sebagai titik terdekat dari spot," kata Komandan Pangkalan Udara Yohanis Kapiyau Timika, Letkol Pnb Sugeng Sugiharto, Senin (23/9/2019), di Posko SAR Bandara Mozes Kilangin Timika.

 Baca juga: Cari Korban, Tim SAR Diterjunkan ke Lokasi Jatuhnya Pesawat Twin Otter

Pendirian posko Tim SAR di Mamontoga bertujuan sebagai tempat pengumpulan korban maupun barang serta puing-puing yang ditemukan. Selanjutnya, dari posko Mamontoga akan di evakuasi lagi menuju Bandara Mozes Kilangin Timika.

"Barang-barang atau serpihan yang sudah kita evakuasi dari spot, rencananya nanti akan digerakkan dari Mamontoga," ujarnya.

 Pesawat Papua

Karena ekstrimnya medan, yang terdiri dari tebing terjal serta cuaca buruk di lokasi itu, 12 personel Brimob hanya melakukan pengamanan area, tidak terlibat dalam proses evakuasi di titik yang menjadi lokasi dugaan jatuhnya pesawat.

 Baca juga: Tim SAR Temukan Lokasi Jatuhnya Twin Otter PK-CDC di Papua

"Karena sulitnya spot yang akan kita ambil puing-puingnya sehingga kita perlu titik terdekat, yaitu kita membuka titik di Mamontoga, dan tempat tersebut kita adakan pengamanan dilaksanakan oleh personel Brimob yang saat ini sudah berada disana," jelasnya.

 Pesawat Papua

Operasi SAR hari ke enam yang sudah memasuki proses evakuasi, belum berhasil menemukan serpihan yang dapat dipastikan adalah milik pesawat Twin Otter yang hilang kontak pada Rabu, 18 September 2019.

Upaya maksimal terus dilakukan hingga hari terakhir operasi SAR besok, yaitu hari ke tujuh, dan tidak menutup kemungkinan operasi ini dapat dilanjutkan setelah dilakukan koordinasi antara SAR Mission Coordinator (SMC) di Timika dengan SAR Commander (SC) di Jakarta.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini