Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ahmad Yani, Juru Selamat Indonesia Gugur di Tangan PKI

Demon Fajri , Jurnalis-Rabu, 25 September 2019 |07:00 WIB
Ahmad Yani, Juru Selamat Indonesia Gugur di Tangan PKI
A
A
A

Anggota Keluarga Wongsoredjo

Ahmad Yani lahir pada tanggal 19 Juni 1922 di Jenar, Purworejo, Jawa Tengah. Beliau adalah anggota keluarga Wongsoredjo. Sebuah keluarga yang bekerja di sebuah pabrik gula milik Belanda.

Ahmad Yani dan keluarganya pindah ke Batavia (sekarang, Jakarta) pada 1927 karena sang ayah bekerja pada General Belanda.

Di Batavia, Ahmad Yani bekerja dan menempuh pendidikan di HIS Bogor yang lulus pada tahun 1935. Kemudian Ahmad Yani melanjutkan pendidikan ke MULO dan lulus pada tahun 1938.

Dari MULO, Ahmad Yani melanjutkan ke AMS Jakarta. Namun, Ahmad Yani hanya sampai kelas. Hal tersebut disebabkan adanya milisi dari Pemerintah Hindia Belanda untuk menjalani wajib militer.

Lalu, Pahlwan Revolusi ini mengikuti pendidikan topografi militer di Malang, Jawa Timur. Hanya saja pendalamannya dilakukan di Bogor, Jawa Barat berpangkat Sersan.

Di tahun 1942, Ahmad Yani bersama keluarganya pindah ke Jawa Tengah. Pada 1943, Ahmad Yani bergabung dan mengikuti Pendidikan Heiho di Magelang. Kemudian, bergabung dengan tentara Peta di Bogor, Jawa Barat.

Setelah TKR atau Tentara Keamanan Rakyat terbentuk, Achmad Yani ditunjuk sebagai pemimpin TKR Purwokerto.

Pada Desember 1955, Ahmad Yani di kirim ke Amerika Serikat untuk menjalani pendidikan di Command and General Staff College di Fort Leavenworth, Kansas, USA.

Di mana Ahmad Yani menjalani pendidikan selama 9 bulan. Kemudian mengikuti pendidikan di Special Warfare Course, Inggris selama 2 bulan, pada 1956.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement