Jasiane Teixeira, Wanita yang Perintahkan Pembunuhan 100 Orang

Rachmat Fahzry, Okezone · Sabtu 28 September 2019 07:02 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 27 18 2110228 jasiane-teixeira-wanita-yang-perintahkan-pembunuhan-100-orang-1n8glBDX64.jpg Jasiane Silva Teixiera. (Foto/CEN/Mirror)

BIRITIBA – Seorang wanita pemimpin komploan narkoba yang memerintahkan untuk membunuh lebih dari 100 orang telah ditangkap di Brasil.

Jasiane Silva Teixeira (31) diyakini oleh pihak berwenang sebagai pengedar narkoba terbesar di negara bagian Bahia. Ia juga dikatakan telah membeli senapan mesin dan granat mempersenjatai pasukannya.

Baca juga: Komplotan Bersenjata Bawa Kabur 750 Kg Emas Bernilai Rp559 Miliar di Brasil

Baca juga: Polisi Sita 39 Kg Kokain Jelang Penerbangan Pulang Presiden Brasil

Dia ditangkap di sebuah restoran di kota Biritiba Mirim, Sao Paulo.

Foto/CEN/Mirror

Menurut laporan media setempat melansir Mirror, Jumat (27/9/2019), Teixeira dicari karena perampokan, perdagangan narkoba, anak di bawah umur yang korup, perdagangan senjata dan pemalsuan.

Laporan menyatakan Sekretaris Keamanan Publik mencurigainya telah memerintahkan pembunuhan lebih dari 100 orang.

Dia termasuk orang yang paling dicari di Bahia, dengan salah satu korbannya diduga termasuk petugas pemasyarakatan, yang meninggal di penjara Jerique pada 2009.

Foto/CEN/Mirror

Penyelidik percaya Teixeira memberikan senjata kepada pasangannya, Bruno de Jesus Camilo, yang sedang saat itu menjalankan perdagangan narkoba dari dalam penjara.

Dia diduga mengendalikan operasi perdagangan narkoba setelah Camilo meninggal pada 2014.

Teixeira diduga bekerja dengan penyelundup obat bius lain dari Rio de Janeiro untuk mengambil kendali perdagangan narkoba di tenggara negara bagian Bahia dan di negara bagian tetangga Minas Gerais.

Baca juga: Teriak "Mama Polisi", Burung Beo Ditangkap saat Penggerebekan Rumah Bandar Narkoba

Tahun lalu sebuah pesawat dihentikan oleh polisi di kota Vitoria da Conquista di Bahia. Pesawat itu dilaporkan digunakan untuk mengangkut obat-obatan dan senjata dari Bolivia, Venezuela, Kolombia dan Peru.

Tiga orang ditangkap pada saat itu.

Teixeira akan dibawa ke negara bagian Bahia untuk didakwa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini