nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Caligula, Kaisar Romawi yang Suka Berdandan seperti Wanita

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Minggu 29 September 2019 08:06 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 28 18 2110514 caligula-kaisar-romawi-yang-suka-berdandan-seperti-wanita-sXBVEOd8rj.jpg Caligula, Kaisar Romawi masa 37-41 Masehi. (Foto/Wikipedia Commons)

Di Romawi, para politisi terkenal karena perilaku aneh mereka, tetapi Caligula mengalahkan mereka semua. Kaisar keempat Roma, yang terlibat dalam perilaku seksual yang menyimpang, kebrutalan yang ekstrem, pengeluaran yang tidak terkendali, dan, akhirnya, mencoba membuat kuda kesayangannya, Incitatus, seorang senator Romawi.

Caligula lahir pada 12 Masehi (M), Caligula bernama asli Gayus Julius Caesar Germanicus. Dia memperoleh nama Caligula, yang berarti "sepatu kecil", sebagai seorang anak karena orang tuanya sering mengenakan seragam militer.

Caligula adalah putra bungsu Jenderal Germanicus dan istrinya, Agrippina the Elder.

Caligula baru berusia lima tahun ketika ayahnya meninggal. Tiba-tiba, keluarga itu tidak lagi masuk dalam lingkaran Kaisar Tiberius.

Agrippina dan dua putranya yang lebih tua dituduh melakukan pengkhianatan dan dijebloskan ke penjara. Ketiganya kemudian mati.

Foto/Wikipedia Commons

Sedangkan Caligula dilindungi oleh neneknya dari kemarahan Tiberius. Tetapi setelah dia menjadi pemuda, dia tinggal bersama Tiberius.

Kaisar Tiberius secara resmi mengadopsi Caligula dan menamainya serta sepupunya, Gemellus, keduanya sama-sama pewaris kerajaan.

Salah satu sekutu terdekat Tiberius, Marco, melobi Caligula untuk menjadi orang yang memikul kepemimpinan kerajaan ketika Tiberius meninggal. Setelah dinobatkan sebagai kaisar, Caligula memerintahkan agar Marco dan Gemellus dieksekusi mati.

Caligula menjadi kaisar Romawi pada tahun 37 M, tepat sebelum ulang tahunnya yang ke-25. Tampaknya pemerintahan Caligula dimulai dengan awal yang menjanjikan.

Dia memprakarsai beberapa reformasi politik yang membuatnya mendapatkan pujian awal. Dia mendapatkan bantuan tambahan dengan mengizinkan warga yang diasingkan untuk kembali ke Roma.

Namun, menurut legenda, semua itu berubah pada Oktober tahun pertama setelah Caligula jatuh sakit dengan penyakit serius. Setelah pulih, Caligula berubah dari seorang pemuda yang manja, menjadi pemimpin yang gila dan jahat.

Caligula adalah seorang pria muda yang terbiasa memerintah orang-orang di sekitarnya. Seorang ahli manipulator, dia sering mengancam orang untuk mengikuti perintahnya dengan mengatakan, "Saya punya hak untuk melakukan apa saja kepada siapa pun."

Salah satu bentuk hukuman favoritnya untuk para senator, memaksa mereka berlari berkli-kilo meter, sementara dia mengikuti dengan kereta kuda.

Caligula melakukan hubungan seksual terbuka dengan istri-istri senator, sekutu, dan pemimpin militer terkemuka.

Foto/Wikipedia Commons

Tidak ada wanita yang bisa menolak kemauannya dan tidak ada pria yang akan menolak jika Caligula menginginkan istrinya.

Bahkan Caligula bahkan hubungan inses dengan saudara perempuannya sendiri.

Caligula memiliki kebiasaan belanja kompulsif yang menguras kas Romawi.

Meskipun ia menghabiskan banyak uang untuk proyek-proyek konstruksi yang bermanfaat seperti teater, saluran air, pelabuhan, dan kuil, banyak pembeliannya boros dan sembrono.

Sebagai contoh, ia memerintahkan ribuan tentaranya menggelar pertempuran palsu untuk tujuan teater, yang terjadi di sepanjang Rhine dan Selat Inggris.

Foto/Wikipedia Commons

Suatu kali dia menugaskan ribuan pekerja untuk membangun jembatan terapung sepanjang 3 kilometer (km) yang membentang di Teluk Bauli hanya karena dia ingin mengendarai kudanya melintasi air.

Dia bolak-balik selama dua hari dan kemudian bosan dengan jembatan apungnya.

Dikatakan bahwa dia secara teratur minum mutiara yang dilarutkan dalam cuka.

Berdandan salah satu hobi favorit Caligula. Dia sering mengenakan pakaian dan sepatu wanita, dengan mengombinasikannya dengan wig, sepatu, dan aksesoris yang aneh.

Caligula bukan orang yang tampan, sejarawan berteori bahwa ia mengenakan kostum aneh sebagai cara untuk menutupi penampilannya yang sebenarnya.

Dia dikatakan sangat jelek dan berbulu. Dia mengesahkan undang-undang yang melarang siapa pun mengatakan kata “kambing” di depannya.

Sejak usia dini, Caligula mencintai kuda. Sebagai kaisar, Caligula punya kuda favorit bernama Incitatus.

Caligula membangun kandang mahal untuk Incitatus dengan dinding marmer dan palungan gading. Kuda itu mengenakan tali kekang permata dan diberi makan gandum yang dicampur dengan serpihan emas.

Bahkan Caligula ingin kuda kesayangannya itu menjadi senator meski tidak pernah terjadi.

Hal itu terjadi karena para lawan Caligali sudah terlanjur kesal dengan perilaku Caligali yang ingin mengangkat Incitatus menjadi negarawan. Sekelompok konspirator dibentuk untuk menjatuhkan Caligula.

Pada bulan Januari atau 41 M, tepat sebelum Incitatus dilantik sebagai senator Romawi, mereka berhasil menikam Caligula sampai mati, bersama dengan istri dan putrinya. Seorang saksi mencatat, "Caligula belajar dari pengalaman nyata bahwa dia bukan dewa."

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini