Acara larung itu dilakukan dengan sederhana. Di mana masing-masing membawa sebuah wadah berisi air bersih yang ditumpahkan ke arah aliran sungai yang sedang mengering itu. Rapalan doa turut dipanjatkan.
Menurut Hasto, air membuat kehidupan di seluruh alam raya, sehingga harus dirawat dan dijaga. Kegiatan larung itu juga mengandung pesan untuk merawat seluruh sungai dan mata air.
Hasto pun menjelaskan bahwa apa yang dilakukan oleh warga dusun tersebut sejalan dengan Pancasila sebagai jalan kehidupan berbangsa dan bernegara. Sila Ketuhanan yang Maha Esa menekankan pentingnya menjaga dan memperindah lingkungan.
"Maka di balik ritual adat ini pada dasarnya adalah hasrat sedalam-dalamnya dari kita untuk merawat mata air kehidupan kita," pungkas dia.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.