JAKARTA - Sidang Paripurna ke-2 MPR dipenuhi dengan interupsi dari anggota yang hadir. Kebanyakan mereka mempertanyakan keberadaan pimpinan sementara unsur tertua yaitu Sabam Sirait yang seharusnya mendampingi unsur termuda Hillary Brigita Lasut dalam memimpin sidang paripurna.
Mulanya, Anggota Fraksi PDI Perjuangan Aria Bima yang memulai mempertanyakan keberadaan Sabam Sirait yang tak terlihat untuk memimpin sidang.
"Tolong dijelaskan, kemana pimpinan satu lagi?,” tanya Aria Bima kepada Hillary di Sidang Paripurna MPR RI yang di Gedung Nusantara Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/10/2019)
"Pak Sirait sudah izin karena ada masalah kesehatan. Seharusnya memang dipimpin oleh dari DPD, tapi kerena beliau berhalangan," jawab Hillary.
Baca juga: Sidang Paripurna ke-2 MPR Hanya Dihadiri 376 Anggota
Setelah itu, interupsi datang dari Anggota Fraksi Partai Golkar Adies Kadir. Dia meminta Hillary untuk menunjukkan aturan konstitusi yang mengatur sidang dipimpin anggota termuda dan tertuta dari anggota DPR dan DPD.